Ads - After Header

Ahmad Dewatara

WFH Jumat: Solusi BBM atau Pemicu PJKA yang Boros?

Chapnews – Ekonomi – Kebijakan bekerja dari rumah (WFH) yang diterapkan setiap hari Jumat, baik untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun sektor swasta, kini mulai dipertanyakan efektivitasnya. Alih-alih menjadi solusi tunggal untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mengurangi kepadatan lalu lintas, kebijakan ini justru memunculkan fenomena baru yang dikenal sebagai "Pergi Jumat Kembali Ahad" (PJKA). Tren ini merujuk pada aktivitas pulang kampung atau berlibur singkat di akhir pekan yang dimulai sejak hari Jumat.

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Aditya Dwi Laksana, menyoroti bahwa pemilihan hari Jumat untuk pelaksanaan WFH berpotensi hanya menggeser pola perjalanan. Masyarakat yang seharusnya mengurangi mobilitas kerja, justru beralih ke kegiatan rekreasi atau perjalanan ke luar kota, mengingat hari tersebut berdekatan langsung dengan akhir pekan. Kondisi ini dikhawatirkan tidak memberikan dampak signifikan terhadap penurunan konsumsi BBM, bahkan bisa memicu peningkatan perjalanan untuk tujuan non-kerja.

Aditya menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak dapat berdiri sendiri dan memerlukan integrasi dengan kebijakan transportasi lain yang lebih komprehensif. MTI mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas WFH, termasuk dampaknya terhadap konsumsi BBM dan pola mobilitas masyarakat secara keseluruhan.

"Pemerintah perlu melakukan evaluasi melalui analisis ‘sebelum dan sesudah’ untuk mengukur apakah kebijakan ini benar-benar efektif dalam menurunkan volume perjalanan, mengurangi konsumsi BBM, serta mengubah pola mobilitas masyarakat ke arah yang lebih berkelanjutan," ujar Aditya, seperti dilansir chapnews.id.

Menurut Aditya, pembelajaran dari berbagai negara menunjukkan bahwa solusi transportasi yang efektif seringkali terintegrasi dengan insentif lain. Beberapa negara menerapkan kebijakan transportasi publik gratis dalam periode tertentu untuk mendorong peralihan dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum. Selain itu, kebijakan transportasi juga kerap disinergikan dengan stimulus ekonomi serta percepatan elektrifikasi transportasi publik sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

(Feby Novalius)

Ekonomi chapnews.id menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer