Ads - After Header

Harta Rp 614 T! Sosok di Balik Taksi Viral & VinFast

Ahmad Dewatara

Harta Rp 614 T! Sosok di Balik Taksi Viral & VinFast

Chapnews – Ekonomi – Sosok Pham Nhat Vuong, miliarder asal Vietnam yang kini menyandang predikat orang terkaya di Asia Tenggara, mendadak menjadi sorotan publik. Namanya mencuat setelah salah satu lini bisnisnya, taksi listrik Green SM, terlibat dalam insiden kecelakaan dengan kereta KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam. Insiden ini secara tidak langsung membuka tirai kekayaan dan gurita bisnis di balik pria berusia 57 tahun tersebut.

Menurut laporan Forbes 2026, kekayaan Pham Nhat Vuong diperkirakan mencapai USD 35,7 miliar, atau setara dengan fantastis Rp 614 triliun, mengacu pada kurs Rp 17.200 per dolar AS. Angka ini menempatkannya sebagai individu paling tajir di Vietnam sekaligus di kawasan Asia Tenggara. Tak hanya itu, di kancah global, ia berhasil menduduki peringkat ke-62 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes tahun yang sama.

Harta Rp 614 T! Sosok di Balik Taksi Viral & VinFast
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Green SM, atau yang lebih akrab disapa Xanh SM, adalah layanan transportasi daring yang sepenuhnya mengandalkan armada kendaraan listrik. Perusahaan ini merupakan bagian integral dari GSM (Smart and Green Mobility Joint Stock Company) yang berada di bawah naungan konglomerat Vingroup milik Pham Nhat Vuong. Di Indonesia, Green SM mulai beroperasi secara resmi pada tahun 2024, menyusul serangkaian uji coba gratis yang dilakukan di Jakarta hingga akhir tahun sebelumnya.

Kisah sukses Pham Nhat Vuong dimulai dari perjalanan studinya di Rusia. Pada era 1990-an, ia membangun fondasi bisnisnya dengan mendirikan pabrik mi instan yang sangat populer di Ukraina. Setelah meraih kesuksesan di sana, ia kembali ke tanah airnya, Vietnam, dan mendirikan Vingroup. Kini, ia menjabat sebagai Chairman Vingroup, sebuah konglomerat raksasa yang mendominasi berbagai sektor vital di Vietnam, mulai dari properti, ritel, layanan kesehatan, hingga transportasi.

Di bawah payung Vingroup, beberapa pilar bisnis utamanya meliputi VinFast, produsen kendaraan listrik terkemuka; Vinhomes, pengembang properti raksasa; dan Vinpearl, jaringan hotel dan resor mewah. VinFast sendiri telah menjelma menjadi produsen EV terbesar di Vietnam, bahkan telah merambah pasar internasional dengan pabrik di Indonesia dan India. Pada tahun 2023, VinFast berhasil melantai di bursa Nasdaq melalui pencatatan SPAC, disusul oleh Vinpearl yang terdaftar di Bursa Efek Ho Chi Minh pada Mei 2025. Tak berhenti di situ, Vingroup juga memiliki V-Green, operator pengisian daya kendaraan listrik yang dipisahkan dari VinFast pada tahun 2024. Perusahaan ini berkomitmen mengucurkan investasi lebih dari USD 400 juta dalam dua tahun ke depan untuk membangun jaringan infrastruktur pengisian daya yang masif di seluruh Vietnam.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer