Chapnews – Ekonomi – Rumor panas mengenai potensi hengkangnya raksasa teknologi Grab dari pasar Indonesia akhirnya dibantah tegas. Melalui pernyataan resmi yang dirilis baru-baru ini, Grab Indonesia memastikan bahwa kabar tersebut tidak berdasar, menegaskan komitmen kuat mereka terhadap salah satu pasar paling strategis di Asia Tenggara. CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, secara langsung menepis spekulasi yang beredar, menegaskan posisi vital Indonesia bagi perjalanan dan pengembangan Grab selama lebih dari satu dekade terakhir.
Neneng Goenadi dengan lugas menyatakan, "Grab menegaskan bahwa rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar." Pernyataan ini disampaikan untuk menenangkan kekhawatiran publik serta jutaan mitra pengemudi dan pedagang yang mungkin terpengaruh oleh isu tersebut.

Ia lebih lanjut menekankan bahwa Indonesia bukan hanya sekadar pasar, melainkan merupakan fondasi strategis yang sangat krusial bagi perjalanan dan perkembangan Grab sejak pertama kali beroperasi di Tanah Air lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Keberadaan Grab di Indonesia telah membentuk ekosistem digital yang kuat, mendukung berbagai sektor ekonomi.
Komitmen Grab tidak hanya berhenti pada operasional semata. Menurut Neneng, perusahaan akan terus menjalankan bisnisnya di Indonesia dengan penuh kepatuhan dan penghormatan terhadap setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, Grab juga aktif mendukung berbagai program yang bertujuan untuk mendorong terciptanya ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri.
Neneng mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan kembali, "Indonesia merupakan ekosistem yang sangat penting bagi Grab. Kami telah hadir lebih dari 10 tahun dan berkomitmen untuk terus berkembang serta memberikan manfaat bagi masyarakat." Hal ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Grab akan terus menjadi bagian integral dari pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
(Foto: chapnews.id)
Jum’at, 05 Juni 2026 | 07:03 WIB

