Drama IHSG: Sempat Melesat, Akhirnya Tumbang!
Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari Kamis, 11 Juni 2026, dengan catatan merah. Setelah sempat menunjukkan performa impresif di awal sesi, indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini akhirnya terkoreksi 16,35 poin atau setara 0,28 persen, menutup hari di level 5.902.

Perjalanan IHSG hari ini penuh gejolak. Membuka perdagangan dengan optimisme, IHSG sempat melesat hingga menyentuh puncak harian di 6.010,49. Namun, euforia tersebut tak bertahan lama. Tekanan jual yang masif mulai mendominasi pasar sejak pertengahan sesi, membalikkan arah indeks dan mendorongnya terus melemah hingga menyentuh titik terendah 5.784,51 sebelum sedikit rebound di penutupan.
Aktivitas perdagangan mencatat nilai transaksi yang signifikan, mencapai Rp22,10 triliun. Sebanyak 30,58 miliar saham berpindah tangan melalui 2,314 juta kali transaksi. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat berada pada level Rp10.291 triliun.
Sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif, tercermin dari market breadth. Sebanyak 439 saham mengalami pelemahan, jauh melampaui 282 saham yang berhasil menguat. Sisanya, 238 saham bergerak stagnan tanpa perubahan berarti.
Pelemahan IHSG sebagian besar dipicu oleh koreksi mendalam pada sektor-sektor berbasis komoditas. Sektor Barang Baku menjadi yang paling terpuruk dengan penurunan 4,27 persen. Disusul oleh sektor Energi yang kehilangan 2,12 persen dari nilainya. Selain itu, sektor Transportasi juga terkoreksi 1,41 persen, sektor Perindustrian melemah 0,79 persen, sektor Konsumen Non-Primer turun 0,66 persen, dan sektor Konsumen Primer terkoreksi 0,57 persen.
Meski demikian, tidak semua sektor menyerah pada tekanan jual. Beberapa sektor berhasil menjadi penopang dan menahan laju penurunan IHSG. Sektor Keuangan tampil sebagai penyelamat dengan kenaikan 1,36 persen. Diikuti oleh sektor Kesehatan yang menguat 0,74 persen, sektor Properti dengan kenaikan 0,70 persen, sektor Infrastruktur bertambah 0,56 persen, serta sektor Teknologi yang ditutup naik 0,54 persen.


