Ads - After Header

Keadilan Harga Mati! Keluarga Korban Bully Tolak Damai!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Keluarga dari MWP (6), seorang bocah laki-laki yang menjadi korban perundungan brutal oleh dua remaja di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat, dengan tegas menolak segala upaya damai. Ayah korban, Bella (29), menyatakan komitmennya untuk mengawal proses hukum terhadap para pelaku hingga tuntas, demi keadilan dan efek jera yang nyata.

Bella mengungkapkan, meskipun sempat ada inisiatif dari pihak keluarga salah satu pelaku untuk meminta maaf dan bahkan memberikan makanan sebagai bentuk itikad baik, pihaknya tetap bergeming. "Kami menolak, karena kami tetap tidak mau berdamai," ujar Bella kepada wartawan di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/6), seperti dikutip dari Antara.

Keadilan Harga Mati! Keluarga Korban Bully Tolak Damai!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penolakan ini bukan tanpa alasan. Bella menegaskan bahwa langkah hukum yang diambil adalah pesan kuat kepada masyarakat agar tidak mentolerir aksi perundungan. Ia berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama dalam pengawasan anak di ruang publik. "Kami tetap berusaha gimana caranya agar ada efek jera untuk kedua pelaku. Bukan berarti kita kejam, tapi kita takutnya ini menjadi kebiasaan atau terjadi ke anak yang lain," tambahnya, menyoroti kekhawatiran akan terulangnya kejadian serupa.

Saat ini, pihak keluarga masih menanti perkembangan penyidikan dari kepolisian. Laporan polisi (LP) telah dibuat, dan pelaku dewasa dilaporkan sudah diperiksa serta ditangkap. Sementara itu, salah satu pelaku yang masih duduk di bangku SMP telah dipulangkan dengan status pengawasan, menandakan proses hukum yang berbeda sesuai kategori usia.

Kondisi MWP sendiri, meski berangsur pulih, belum sepenuhnya stabil. Bella membeberkan bahwa putranya masih mengalami sejumlah gejala fisik pasca-penganiayaan, seperti demam tinggi yang mencapai 40 derajat Celsius, tekanan darah rendah, kegelisahan, serta gatal-gatal di beberapa bagian tubuh. Pembengkakan di kepala yang sempat terjadi kini sudah agak mengempis, namun pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan.

"Darahnya tadi dicek masih rendah dan belum ada perkembangan," kata Bella, menyoroti kondisi putranya yang masih memerlukan pemantauan intensif. Untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, MWP dirujuk ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda, Jakarta Pusat, pada hari yang sama. Keluarga berharap penanganan medis yang komprehensif dapat segera mengembalikan kesehatan MWP sepenuhnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer