Chapnews – Nasional – Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) baru-baru ini menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) yang menyentuh hati masyarakat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Aksi kemanusiaan ini bukan hanya sekadar pembagian bantuan, melainkan juga bagian dari rangkaian perayaan menyambut Hari Bhayangkara ke-80, menegaskan komitmen Polri untuk selalu dekat dengan rakyat.
Bantuan sosial ini secara khusus ditujukan kepada para warga yang sehari-hari menggantungkan hidupnya dari aktivitas pengelolaan dan pemilahan sampah di kawasan TPA Burangkeng. Mereka adalah para pekerja keras yang, meskipun seringkali luput dari perhatian, memiliki peran vital dalam menjaga kebersihan lingkungan dan rantai daur ulang.

Kombes Pol Mariochristy P.S Siregar, Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, yang hadir mewakili institusi, menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat dan dedikasi masyarakat. "Kami sangat bangga kepada bapak-bapak dan ibu-ibu di sini. Dari barang-barang yang mungkin tidak terpakai oleh banyak orang, Anda mampu menciptakan nilai kembali. Itu adalah sesuatu yang positif dan patut diacungi jempol," ujarnya, seperti dilansir chapnews.id. Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata perhatian Polri kepada masyarakat yang terus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Dede Kania (41), seorang warga Burangkeng yang sehari-hari berjualan kopi di rumahnya, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, kenaikan harga kebutuhan pokok belakangan ini sangat dirasakan oleh keluarganya, sehingga bantuan tersebut sangat meringankan beban rumah tangga. "Alhamdulillah, bantuan seperti ini sangat membantu dan bisa meringankan beban ibu-ibu rumah tangga. Apalagi sekarang kondisi ekonomi sedang sulit dan harga kebutuhan banyak yang naik," katanya. Ibu tiga anak tersebut juga berharap agar Polri dapat terus hadir di tengah masyarakat dan semakin mempererat ikatan dengan warga.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan dan sosial, memperkuat citra institusi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

