Chapnews – Nasional – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), memberikan arahan strategis kepada kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Bandar Lampung. Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Pondok Rimbawan, Kota Bandar Lampung, akhir pekan lalu, Jokowi menekankan pentingnya pembangunan mesin partai yang kokoh hingga ke tingkat desa. Ia menegaskan bahwa ini adalah kunci utama untuk menghadapi Pemilu 2029 dan meraih hasil signifikan di parlemen.
Di hadapan para kader, Jokowi menyatakan optimismenya terhadap peluang PSI untuk menduduki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada kontestasi politik lima tahun mendatang. Namun, ia mengingatkan bahwa target PSI tidak boleh sekadar lolos ambang batas parlemen, melainkan harus membidik pencapaian yang jauh lebih ambisius. Menurutnya, kekuatan partai sejati tidak hanya bertumpu pada pengurus pusat, melainkan pada struktur yang aktif dan bekerja hingga ke tingkat ranting atau desa/kelurahan.

Jokowi secara khusus mengapresiasi capaian struktur PSI di Provinsi Lampung. Ia mengungkapkan bahwa kepengurusan partai di wilayah ini telah terbentuk hampir sempurna, mencapai lebih dari 90 persen hingga tingkat akar rumput. "Kenapa saya datang ke sini? Salah satunya adalah itu. Di Lampung, [kepengurusan] sampai tingkat ranting sudah di atas 90 persen. Ini akan menjadi sebuah mesin besar dan mesin partai yang kuat. Tapi mesin struktur itu harus hidup dan bekerja," ujar Jokowi, mengutip pernyataannya.
Mantan Wali Kota Solo ini menekankan bahwa struktur organisasi tidak boleh hanya ada di atas kertas. Kader PSI di tingkat kecamatan dan ranting dituntut untuk proaktif membangun hubungan sosial dengan masyarakat, seperti hadir dalam acara duka, undangan pernikahan, hingga kegiatan keagamaan di lingkungan sekitar. "Kami minta kader PSI memperkenalkan partai kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama, agar keberadaan PSI semakin dikenal oleh masyarakat luas," tambahnya.
Lebih lanjut, Jokowi membeberkan bahwa tingkat pengenalan masyarakat terhadap PSI masih memerlukan peningkatan signifikan. Berdasarkan data yang ia kantongi, baru sekitar 78 persen masyarakat yang mengenal PSI. Sementara itu, pengenalan terhadap logo gajah sebagai identitas partai bahkan lebih rendah, yakni sekitar 48 persen. "PSI logonya gajah, jadi harus dikenalkan kepada masyarakat dan para tokoh," kata Jokowi, mengingatkan pentingnya melekatkan identitas partai di benak publik.
Jokowi kembali meyakinkan bahwa peluang PSI untuk menembus parlemen sangat terbuka lebar jika seluruh struktur partai bekerja secara maksimal. Meski demikian, ia enggan merinci angka pasti target besar yang dimaksud, menyebutnya sebagai bagian dari strategi internal. "Kalau targetnya hanya masuk Senayan, saya yakin masuk. Tetapi target yang kita bidik adalah target besar. Karena itu, mesinnya juga harus menjadi mesin yang besar dan kuat," pungkasnya retoris.
Ia menutup arahannya dengan membakar semangat para kader PSI Lampung untuk bekerja keras dan habis-habisan turun ke masyarakat demi menyongsong Pemilu 2029 mendatang. "Saya ingin Bapak-Ibu semuanya bekerja, menjadikan struktur partai itu hidup dan bekerja. Kita akan lihat nanti di 2029 hasilnya. Kalau kita bekerja keras, bekerja habis-habisan, saya yakin PSI akan menjadi partai besar," tegas Jokowi, mengakhiri pidatonya.


