Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Geger! Pembukuan Pos Indonesia Rp9 Triliun Dikoreksi!

Oleh: [Nama Jurnalis Anda] – Kamis, 23 Juli 2026 | 21:48 WIB

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Chapnews – Ekonomi – PT Pos Indonesia (Persero) tengah memasuki fase krusial dalam upaya pembenahan manajemen dan pemulihan kinerja keuangannya. Di bawah pengawasan ketat Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Badan Pengelola (BP) BUMN, sebuah temuan signifikan terungkap: adanya penyesuaian pembukuan keuangan periode sebelumnya senilai Rp9 triliun. Koreksi masif ini menjadi penanda dimulainya proses bersih-bersih internal demi menyehatkan kembali perusahaan logistik pelat merah tersebut.

Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, menegaskan bahwa pembenahan di PT Pos Indonesia merupakan salah satu fokus utama yang terus dikawal. "Laporan manajemen baru telah memaparkan hasil audit berupa penyesuaian pembukuan untuk periode tahun 2023, 2024, dan 2025 dengan total sebesar Rp9 triliun. Ini adalah langkah fundamental dalam rangka pembersihan dan pemulihan catatan keuangan masa lalu," ujar Dony pada Kamis (23/7/2026).

Untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai target yang ditetapkan, Dony Oskaria diketahui telah menggelar pertemuan intensif dengan Direktur Utama PT Pos Indonesia yang baru, Iskandar Kunaefi, pada Rabu (22/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dony memberikan instruksi tegas kepada manajemen baru untuk segera melakukan penataan ulang struktur keuangan serta menerapkan efisiensi biaya operasional secara menyeluruh. Langkah ini diharapkan dapat menekan akumulasi utang perusahaan yang selama ini menjadi beban.

Dony lebih lanjut menyatakan bahwa pembenahan ini tidak sekadar koreksi angka di atas kertas, melainkan harus mampu membawa PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat dan berdaya saing. Transformasi ini akan diwujudkan melalui serangkaian aksi korporasi strategis dan restrukturisasi komprehensif di berbagai lini.

Melalui skema sinergi antar-BUMN (intercompany) yang kuat dan implementasi model bisnis yang lebih adaptif dan inovatif, perusahaan pos tertua di Tanah Air ini diharapkan dapat kembali mencatatkan pertumbuhan yang solid, sehat, dan berkelanjutan di masa mendatang. Ini adalah harapan besar yang diemban oleh Danantara dan BP BUMN untuk masa depan Pos Indonesia.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer