Ads - After Header

Mengejutkan! Masjid Istiqlal ‘Listing’ di Bursa?

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Kabar mengenai Masjid Istiqlal yang disebut-sebut akan masuk ke ekosistem Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema wakaf produktif telah menyita perhatian publik secara luas. Spekulasi ini pertama kali mencuat setelah pernyataan yang dilontarkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar sempat mengutarakan bahwa Masjid Istiqlal akan menjadi masjid pertama yang terlibat dalam Bursa Efek. "Wakaf tunai yang kami kumpulkan bekerja sama dengan Bursa Efek sehingga ada pemberdayaan ekonomi umat," ungkap Nasaruddin, memicu beragam interpretasi di masyarakat.

Mengejutkan! Masjid Istiqlal 'Listing' di Bursa?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Namun, tidak lama berselang, pihak-pihak terkait seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera memberikan klarifikasi. Kementerian Agama sendiri kemudian meluruskan kabar tersebut, menegaskan bahwa Masjid Istiqlal tidak akan melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO) layaknya perusahaan pada umumnya yang mencari pendanaan di pasar modal.

Kementerian Agama menjelaskan bahwa keterlibatan Masjid Istiqlal adalah dalam kerangka program wakaf saham syariah. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, turut memberikan penjelasan rinci terkait hal ini. Ia menyatakan bahwa dana wakaf atau filantropi Islam yang dihimpun untuk Masjid Istiqlal melalui aktivitas pasar modal syariah akan dikelola secara profesional dan transparan.

Jeffrey Hendrik lebih lanjut menambahkan bahwa sebelumnya BEI telah menginformasikan adanya mekanisme wakaf atau filantropi Islam yang dilakukan oleh investor melalui platform online trading syariah, yang secara khusus ditujukan untuk Masjid Istiqlal. Ini mengindikasikan bahwa fokusnya adalah pada optimalisasi pengelolaan dana wakaf secara modern dan profesional di pasar modal syariah, bukan pada penjualan saham masjid atau upaya "go public" dalam artian konvensional. Dengan demikian, kekhawatiran publik mengenai Masjid Istiqlal yang akan diperdagangkan di bursa efek dapat diluruskan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer