Ads - After Header

Tragedi Longsor Maut di Madina: 3 Penambang Tewas!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Tiga individu yang terlibat dalam aktivitas penambangan emas ilegal dilaporkan meregang nyawa setelah tertimbun longsor di aliran Sungai Batang Gadis, tepatnya di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Insiden tragis ini kembali menyoroti bahaya laten dari praktik penambangan tanpa izin di wilayah rawan bencana.

Juru Bicara Polres Mandailing Natal, Bripka Roy Manurung, mengidentifikasi para korban sebagai Idir (56), Rahmat (46), dan Samsul (47). Ketiganya diketahui merupakan warga setempat yang sehari-hari terlibat dalam penambangan emas tanpa izin.

Tragedi Longsor Maut di Madina: 3 Penambang Tewas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Bripka Roy menjelaskan kronologi kejadian nahas tersebut. "Saat itu, ketiga korban sedang beraktivitas menambang di area Lubuk Subong, bagian dari aliran Sungai Batang Gadis," ujarnya, seperti dikutip dari chapnews.id. Tak berselang lama, ketenangan lokasi itu pecah oleh suara gemuruh reruntuhan. Warga sekitar yang mendengar suara tersebut bergegas menuju lokasi dan menemukan tebing sungai telah ambruk, menimbun para penambang.

Upaya pencarian dan evakuasi segera dilakukan oleh warga setempat. Sayangnya, ketiga korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah mereka kemudian dibawa menuju rumah duka untuk proses selanjutnya. Pihak keluarga korban telah menyatakan secara tertulis bahwa mereka tidak menghendaki dilakukannya autopsi maupun proses hukum lebih lanjut terkait insiden ini.

Menanggapi tragedi ini, Polres Mandailing Natal mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat. "Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas penambangan tanpa izin," tegas Bripka Roy. Ia menekankan bahwa selain melanggar ketentuan hukum yang berlaku, aktivitas ilegal semacam itu juga membawa risiko keselamatan yang sangat tinggi, terutama jika dilakukan di area aliran sungai atau tebing yang rentan longsor.

Untuk itu, Polres Mandailing Natal, yang tergabung dalam Satuan Tugas Penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (Satgas PETI), menyatakan komitmennya untuk terus melakukan penertiban. "Penertiban akan terus digencarkan. Ini bukan hanya untuk mencegah dampak yang membahayakan keselamatan warga, tetapi juga untuk meminimalisir kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penambangan ilegal," pungkasnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer