Ads - After Header

Harga Pertalite Naik Jadi 13 Ribu Hoaks

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Kabar mengenai lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang meresahkan masyarakat belakangan ini dipastikan tidak benar. Isu yang menyebutkan bahwa harga per liter Pertalite akan melambung dari Rp10.000 menjadi Rp13.500 per 26 September 2026 tersebut telah diklarifikasi sebagai informasi palsu atau hoaks.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat menanggapi kegaduhan yang terjadi di ruang digital. Melalui pernyataan resminya, pihak kementerian menegaskan bahwa narasi kenaikan harga tersebut tidak memiliki dasar fakta yang kuat dan hanya bertujuan untuk menciptakan kepanikan di tengah masyarakat.

Harga Pertalite Naik Jadi 13 Ribu Hoaks
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengungkapkan bahwa saat ini sedang terjadi gelombang penyebaran konten negatif di berbagai platform media sosial. Konten-konten tersebut secara masif menyebarkan berita bohong mengenai penyesuaian harga BBM bersubsidi yang diklaim mulai berlaku dalam waktu dekat.

"Perlu kami luruskan, saat ini masif sekali konten media sosial yang berisikan informasi kenaikan harga Pertalite. Konten atau informasi ini adalah hoaks atau berita bohong," tegas Dwi Anggia dalam keterangan resminya kepada media.

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan bahwa pemerintah telah memiliki komitmen yang jelas terkait stabilitas harga energi di dalam negeri. Ia menyebutkan bahwa Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah memberikan jaminan bahwa harga BBM bersubsidi, termasuk Pertalite, tidak akan mengalami kenaikan hingga penghujung tahun 2026.

Keputusan untuk menjaga stabilitas harga ini diambil meskipun kondisi pasar energi global sedang mengalami fluktuasi. Meskipun harga minyak mentah dunia menunjukkan tren kenaikan, pemerintah memilih untuk tidak membebankan tekanan tersebut kepada konsumen domestaris.

Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Menurut Dwi, langkah pemerintah untuk mempertahankan harga BBM tetap stabil merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, agar tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.

Pemerintah menyadari bahwa BBM bersubsidi memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas inflasi dan biaya logistik nasional. Dengan menjaga harga Pertalite tetap terjangkau, diharapkan roda ekonomi masyarakat tetap dapat berputar tanpa terbebani oleh lonjakan biaya transportasi yang mendadak.

Menutup keterangannya, Kementerian ESDM mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak dan teliti dalam mengonsumsi informasi yang beredar di internet. Masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh judul-judul berita yang bombastis dan tidak melakukan penyebaran informasi yang belum terverifikasi kebenarannya melalui kanal resmi pemerintah.

Masyarakat disarankan untuk selalu merujuk pada pernyataan resmi dari kementerian terkait atau lembaga pemerintah lainnya guna menghindari terjebak dalam berita bohong yang dapat merugikan stabilitas sosial.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer