<strong{Chapnews.id – Segera setelah resmi mengemban amanah sebagai pucuk pimpinan tertinggi kepolisian, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto langsung mengambil langkah strategis. Tak butuh waktu lama, sebuah kebijakan mutasi besar-besaran resmi diberlakukan untuk merombak struktur jabatan di jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri.
Langkah berani ini tertuang dalam Surat Telegram dengan nomor ST/2205/X/KEP/2026 yang diterbitkan pada 2 Oktober 2006. Perombakan ini menjadi sinyal kuat adanya penyegaran organisasi di tubuh Korps Bhayangkara guna memperkuat kinerja kepolisian di masa kepemimpinan Jenderal Suyudi.

Dalam keputusan tersebut, sebanyak 88 personel mendapatkan posisi baru. Kapolri memberikan instruksi tegas agar seluruh perwira yang namanya tercantum dalam daftar mutasi segera melaksanakan tugas di tempat yang baru. Batas waktu yang diberikan adalah paling lambat 14 hari terhitung sejak tanggal penetapan keputusan tersebut.
Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada posisi Inspektur Pengawas Umum (Irwasum) Polri. Jabatan strategis tersebut kini diamanahkan kepada Komjen Asep Edi Suheri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Sementara itu, Komjen Wahyu Widada yang sebelumnya menjabat Irwasum, kini dipindahtugaskan untuk mengabdi di Kementerian ATR/BPN.
Pergeseran jabatan juga terjadi di lingkup intelijen dan kriminal. Irjen Dedy Kusuma Bakti kini resmi menjabat sebagai Kabaintelkam, menggantikan Komjen Yuda Gustawan yang kini ditugaskan sebagai Pati Baintelkam di Kantor Staf Presiden (KSP). Di sisi lain, posisi Kapolda Metro Jaya yang merupakan salah satu jabatan paling bergengsi, kini ditempati oleh Kapolda Maluku, Dadang Hartana.
Berikut adalah ringkasan beberapa mutasi penting dalam perombakan besar Polri kali ini:
- Komjen Wahyu Widada: Irwasum Polri menjadi Kementerian ATR/BPN.
- Komjen Asep Edi Suheri: Kapolda Metro Jaya menjadi Irwasum Polri.
- Dadang Hartana: Kapolda Maluku menjadi Kapolda Metro Jaya.
- Suwono Nainggolan: Aslog Kapolri menjadi Kapolda Maluku.
- Agus Dwi Hermawan: Pati Bareskrim Polri menjadi Aslog Kapolri.
- Komjen Yuda Gustawan: Kabaintelkam menjadi Pati Baintelkam di KSP.
- Irjen Dedy Kusuma Bakti: Pati Baintelkam menjadi Kabaintelkam.
- Irjen Asep Safrudin: Kapolda Kepulauan Riau menjadi Kabareskrim.
- Komjen Pol Syahardiantono: Kabareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim di KSP.
- Hery Herjawan: Kapolda Riau menjadi Kabaharka.
- Irjen Pol Arman Achdiat: Pati Baintelkan Polri menjadi Kapolda Riau.
- Irjen Pol Nunung Syaifuddin: Wabareskrim Polri menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I.
- Brigjen Putu Putera Sadana: Menjadi Wakabareskrim.
- Panca Putra: Kalemdiklat Polri menjadi Pati Bareskrim di Kemenkum.
- Rudi Darmoko: Kapolda NTT menjadi Kalemdiklat.
- Irjen Pol Reza Arief Dewanto: Wadankorbrimob Polri menjadi Kapolda NTT.
- Irjen Pol Victor Alexander Lateka: Pati Baintelkam menjadi Wadankorbrimob Polri.
- Irjen Pol Jayadi: Pati Bareskrim menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I.
- Irjen Pol Kristiyono: Sahlisosek Kapolri menjadi Pati Bareskrim di BPOM.
- Irjen Pol Midi Siswoko: Kasespim Lemdiklat menjadi Sahlisosek Kapolri.
- Irjen Pol Abdul Karim: Kadivpropam menjadi Kasespim Lemdiklat Polri.
- Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap: Kakorsabhara Baharkam menjadi Kadivpropam.
- Irjen Pol Pipit Rismanto: Kapolda Jabar menjadi Pati Bareskrim.
- Irjen Pol Hengki: Kapolda Banten menjadi Kapolda Jabar.
- Brigjen Pol Hendra Kurniawan: Menjadi Kapolda Banten.
- Irjen Pol Ribut Hari Wibowo: Kapolda Jateng menjadi Wakalemdiklat Polri.
- Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan: Pati Bareskrim menjadi Kapolda Jateng.
- Irjen Pol Nanang Avianto: Kapolda Jatim menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I.
- Irjen Pol Dekananto Eko Purwono: Wakapolda Metro Jaya menjadi Kapolda Jatim.
- Brigjen Pol Adex Yudiswan: Dirtipidsiber Bareskrim menjadi Wakapolda Metro Jaya.
- Brigjen Tubagus Ami Prindani: Wakadensus 88 Polri menjadi Kadensus 88 Polri.
- Irjen Pol Daniet Adityajaya: Kapolda Bali menjadi Pati Bareskrim.
- Brigjen Pol Pasma Royce: Wakapolda Jatim menjadi Kapolda Bali.
- Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy: Kapolda Sumbar menjadi Pati Baintelkam.
- Irjen Pol Jawari: Menjadi Kapolda Sumbar.
- Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro: Kapolda Sulsel menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I.
- Irjen Pol M Awal Chairuddin: Menjadi Kapolda Sulsel.
- Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar: Kapolda Jambi menjadi Pati Bareskrim.
- Irjen Pol Widodo: Kapolda Gorontalo menjadi Kapolda Jambi.
- Irjen Pol Nurwowo Danang: Menjadi Kapolda Gorontalo.
- Irjen Pol Whisnu Hermawan: Kapolda Sumut menjadi Wairwasum Polri.
- Brigjen Pol Sonny Irawan: Menjadi Kapolda Sumut.
- Irjen Pol Sandi Nugroho: Kapolda Sumsel menjadi Pati Bareskrim.
- Brigjen Pol Rony Samtana: Menjadi Kapolda Sumsel.
- Irjen Pol Rizal Irawan: Pati Baintelkam menjadi Kapolda Sulteng.
- Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta: Kapolda Sulbar menjadi Pati Bareskrim.
- Irjen Pol Totok Suharyanto: Menjadi Kapolda Sulbar.
- Irjen Pol Andik Setiyono: Waastamarena menjadi Astamarena Kapolri.
Perubahan besar ini diharapkan mampu membawa energi baru dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta memperkuat stabilitas keamanan nasional di bawah komando Jenderal Suyudi.


