Ads - After Header

Banjir Makassar: Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi!

Ahmad Dewatara

Banjir Makassar: Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi!

Chapnews – Nasional – Hujan deras yang mengguyur Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (20/12) malam hingga Sabtu (21/12) dini hari mengakibatkan banjir besar yang merendam tiga kecamatan. Bencana alam ini memaksa 784 warga dari 221 kepala keluarga untuk mengungsi. Tim SAR gabungan diterjunkan untuk mengevakuasi warga, termasuk para lansia yang terjebak di rumah mereka.

Salah satu warga lansia, Syamsiah, menceritakan pengalamannya saat rumahnya terendam banjir di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala. "Rumah saya cukup tinggi, tapi jalannya yang rendah, makanya saya tidak bisa keluar. Saya dan cucu terpaksa mengungsi ke rumah saudara," ujarnya kepada chapnews.id.

Banjir Makassar: Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, banjir terparah terjadi di Kelurahan Manggala (Kecamatan Manggala), Kelurahan Katimbang dan Paccerakkang (Kecamatan Biringkanaya), serta Kelurahan Tamamaung (Kecamatan Panakkukang). Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menjelaskan bahwa hujan ekstrem menjadi penyebab utama banjir di beberapa titik tersebut.

Pihak BPBD telah menyiapkan 14 titik pengungsian untuk menampung warga terdampak. "Di Kecamatan Manggala saja, di satu kelurahan sudah ada sembilan titik pengungsian," ungkap Achmad. Tinggi genangan air bervariasi, dengan rata-rata mencapai 50 sentimeter, bahkan ada laporan yang menyebutkan ketinggian air mencapai 130 sentimeter pada Jumat malam. Proses evakuasi dan penanggulangan banjir masih terus berlangsung.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer