Ads - After Header

Sekolah Militer Dadakan! 210 Siswa Jabar Ikut Ini

Ahmad Dewatara

Sekolah Militer Dadakan!  210 Siswa Jabar Ikut Ini

Chapnews – Nasional – Ratusan pelajar di Jawa Barat (Jabar) mengikuti program sekolah militer yang digagas Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Program yang menuai pro-kontra ini telah mengirimkan 210 siswa dari berbagai daerah ke Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Bandung Barat. Informasi ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jabar, Herman Suryatman, pada Senin (5/5).

Herman menjelaskan, para siswa berasal dari berbagai daerah, termasuk Purwakarta, Depok, Bogor, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Sukabumi. Mereka merupakan siswa yang terlibat kenakalan remaja, mulai dari bolos sekolah, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba. Meskipun mengikuti pendidikan semi militer, Herman memastikan para siswa tetap bersekolah dengan metode pembelajaran khusus untuk membangun karakter.

Sekolah Militer Dadakan!  210 Siswa Jabar Ikut Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Program ini, menurut Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, telah mengirimkan 39 siswa ke Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Artileri Medan 9 pada Kamis (1/5). Selanjutnya, 29 pelajar lainnya diberangkatkan ke markas TNI Rindam III/Siliwangi Bandung pada Senin (5/5). Binzein menegaskan, para siswa tetap mengikuti pendidikan formal, namun dengan lokasi dan metode pembelajaran yang berbeda sementara waktu.

Sementara itu, di Kabupaten Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir menyatakan akan mengirimkan 40 siswa ke Makodim 0610 Sumedang pada Kamis (8/5). Peluncuran program di Sumedang ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

Program ini sendiri telah mendapat sorotan dari berbagai pihak. Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro, menilai TNI tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pendidikan kewarganegaraan. Atnike menyarankan agar rencana tersebut ditinjau kembali. Senada dengan itu, Anggota Komisi X DPR, Bonnie Triyana, menekankan bahwa tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan pendekatan militeristik. Ia mendorong adanya penanganan holistik yang mempertimbangkan kondisi lingkungan dan keluarga siswa.

Program yang menelan anggaran Rp6 miliar dari APBD Provinsi Jabar ini ditargetkan untuk membina sekitar 900 siswa. Namun, jumlah tersebut masih bersifat sementara dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. chapnews.id terus memantau perkembangan program ini dan dampaknya bagi para siswa yang terlibat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer