Chapnews – Nasional – Aksi demonstrasi penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berujung ricuh. Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bone Bersatu berhasil menjebol tiga pintu pagar kantor Bupati Bone pada Selasa (19/8). Informasi yang dihimpun chapnews.id menyebutkan, massa yang berjumlah ratusan orang itu juga melempari petugas kepolisian yang berjaga di halaman kantor bupati dengan batu dan botol air mineral.
Ketegangan semakin meningkat ketika 15 organisasi yang tergabung dalam aliansi tersebut mendirikan tenda dan mengumpulkan logistik untuk mempersiapkan aksi unjuk rasa besar-besaran. Mereka menargetkan seribu peserta dan menuntut Bupati Andi Asman Sulaiman untuk menemui mereka. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Bupati Bone belum juga muncul.

"Kami menuntut Bupati dan Wakil Bupati untuk segera hadir dan menemui kami di sini," tegas seorang orator aksi kepada chapnews.id.
Aparat kepolisian berupaya meredakan situasi dengan pendekatan persuasif, namun tetap memberikan peringatan tegas. "Aksi ini sudah tidak lagi damai dan melanggar aturan," tegas seorang petugas kepolisian melalui pengeras suara.
Meskipun mendapat peringatan, massa tetap bertahan di depan kantor Bupati Bone, bergantian melakukan orasi menolak kenaikan PBB sebesar 300 persen. Situasi dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri yang berjumlah sekitar 1.000 personel. Sejumlah kendaraan taktis juga disiagakan di halaman kantor bupati untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Aksi ini masih berlangsung hingga saat ini.



