Ads - After Header

Banjir Sumatra Mencekam: 1.112 Jiwa Melayang, Ratusan Hilang!

Ahmad Dewatara

Banjir Sumatra Mencekam: 1.112 Jiwa Melayang, Ratusan Hilang!

Chapnews – Nasional – Tragedi kemanusiaan akibat banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra terus memburuk. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Selasa (23/12/2025) sore, jumlah korban meninggal dunia telah menembus angka 1.112 jiwa. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebanyak enam jiwa dari laporan yang dirilis sehari sebelumnya.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB, menyoroti eskalasi jumlah korban. "Hari ini menjadi 1.112 jiwa meninggal dunia dari tiga provinsi, yang artinya bertambah enam jiwa dari jumlah kemarin," ujar Muhari. Sebelumnya, pada Senin (22/12), total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.106 jiwa.

Banjir Sumatra Mencekam: 1.112 Jiwa Melayang, Ratusan Hilang!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Data terperinci mengenai sebaran korban meninggal dunia per provinsi menunjukkan Aceh mengalami penambahan paling tinggi, dengan total 483 jiwa. Sementara itu, Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat mencatatkan angka yang relatif stabil, masing-masing dengan 369 jiwa dan 260 jiwa korban meninggal.

Selain korban jiwa, jumlah orang yang dinyatakan hilang juga mengalami peningkatan. Muhari mengonfirmasi adanya penambahan satu nama baru dalam daftar pencarian, sehingga total korban hilang kini mencapai 176 jiwa, naik dari 175 jiwa pada Senin lalu. "Untuk korban hilang, kita mendapatkan tambahan satu nama sehingga hari ini terdapat 176 jiwa yang masih terus dilakukan pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan di tiga provinsi," jelasnya, menekankan upaya tak kenal lelah tim di lapangan.

Pencarian korban hilang difokuskan di tiga wilayah terdampak, dengan rincian 32 jiwa di Provinsi Aceh, serta masing-masing 72 jiwa di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Di sisi lain, jumlah pengungsi akibat bencana ini sedikit menyusut. Dari 502.570 jiwa yang tercatat pada Senin (22/12), kini ada 498.447 jiwa yang masih harus bertahan di lokasi pengungsian. BNPB memastikan dukungan logistik dan kebutuhan esensial terus disalurkan untuk para penyintas. "Ada 498.447 jiwa yang masih mengungsi ini terus kita dukung kebutuhan makanan dan non-pangan mereka," pungkas Muhari, menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan dampak bencana.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer