Chapnews – Ekonomi – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan PT Bank Jakarta untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) pada tahun 2026. Langkah ini diyakini membutuhkan suntikan dana segar hingga Rp3 triliun. Pernyataan tersebut disampaikan Pramono pada Senin (23/6/2025).
Sebagai pemegang saham mayoritas, Pramono menginstruksikan direksi dan komisaris Bank Jakarta untuk segera meningkatkan tingkat Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) dari tier 2 menjadi tier 3. "Cara untuk mencapai hal tersebut adalah melalui IPO," tegas Pramono. Ia optimistis, kebutuhan dana sebesar Rp3 triliun untuk IPO tersebut dapat terpenuhi. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan Bank Jakarta di masa mendatang. Proses menuju IPO diperkirakan akan memakan waktu hingga tahun 2026, mengingat persiapan yang matang dan memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan.




