Chapnews – Ekonomi – Arab Saudi dan Qatar memberikan angin segar bagi para pegawai negeri sipil (PNS) di Suriah. Kedua negara kaya minyak tersebut mengumumkan bantuan finansial selama tiga bulan untuk para PNS Suriah. Pengumuman ini disampaikan setelah Arab Saudi dan Qatar juga melunasi utang Suriah sebesar USD 15 juta (sekitar Rp 243 miliar) di Bank Dunia, sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi negara yang dilanda konflik tersebut.
Informasi yang dilansir Saudi Press Agency (SPA) pada Minggu (1/6/2025) menyebutkan, bantuan ini merupakan wujud komitmen kedua negara untuk menjaga stabilitas, meringankan penderitaan kemanusiaan, dan memajukan kesejahteraan rakyat Suriah. Pernyataan resmi menekankan ikatan kuat dan hubungan historis yang telah lama terjalin antara ketiga negara.

"Arab Saudi dan Qatar menegaskan bahwa dukungan ini mencerminkan komitmen mereka untuk memajukan upaya pembangunan, memperkuat stabilitas ekonomi dan sosial di Suriah, dan berkontribusi pada peningkatan kondisi kehidupan rakyat Suriah," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, kedua negara menyatakan aspirasinya untuk berkoordinasi dengan komunitas internasional, termasuk mitra pembangunan dari organisasi regional dan internasional, guna menciptakan visi komprehensif yang mendukung upaya pembangunan berkelanjutan di Suriah dan meningkatkan peluang bagi rakyatnya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Suriah dan kesejahteraan PNS yang selama ini terdampak konflik. (Dani Jumadil Akhir)



