Oleh: Taufik Fajar
Kamis, 25 Desember 2025 | 18:37 WIB

Chapnews – Ekonomi – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan 220 ton bantuan kemanusiaan. Bantuan masif ini, yang merupakan bagian dari program Kementan Peduli, ditujukan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Diangkut menggunakan KRI Makassar, gelombang bantuan tahap ketiga tersebut berhasil merapat di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kota Lhoksumawe, Aceh, pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.
Inspektur Jenderal Kementan, Letnan Jenderal TNI (Purn) Irham Waroihan, menjelaskan bahwa pengiriman ini adalah bagian integral dari penyaluran tahap ketiga. Sebelumnya, sekitar 100 ton bantuan serupa telah lebih dulu didistribusikan di Padang, Sumatera Barat, pada tahap-tahap awal. Dalam keterangannya yang dikutip chapnews.id pada Kamis (25/12/2025), Irham merinci, "Bantuan Kementan dan Bapanas peduli tahap tiga dengan total muatan sekitar 220 ton yang akan dibagi untuk Aceh dan Medan."
Secara kumulatif, nilai total bantuan yang telah digelontorkan oleh Kementan dan Bapanas sejak tahap pertama hingga tahap ketiga ini diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp44 hingga Rp45 miliar. Bantuan yang baru tiba ini mencakup beragam kebutuhan pokok, mulai dari bahan makanan, sembilan bahan pokok (sembako), hingga pakaian baru, yang krusial untuk menopang kehidupan dasar para korban bencana.
Irham juga menekankan pentingnya efektivitas penyaluran. Oleh karena itu, mekanisme distribusi bantuan sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah provinsi setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan spesifik dan kondisi riil di masing-masing wilayah terdampak. "Untuk sistem penyaluran, kami serahkan ke provinsi," pungkasnya.



