Chapnews – Ekonomi – Sebuah insiden mengejutkan menggemparkan warga Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Bekasi, setelah ditemukan tumpukan uang rupiah pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 dalam kondisi tercacah di sebuah lokasi pembuangan sampah ilegal. Penemuan tak lazim ini segera memicu kehebohan di media sosial, dengan video karung-karung berisi potongan uang tersebut menjadi viral di berbagai platform.
Fenomena aneh ini sontak menyulut rasa penasaran publik, terutama para pengguna internet. Berbagai pertanyaan membanjiri lini masa media sosial, mempertanyakan motif di balik pembuangan uang yang sejatinya masih memiliki nilai tukar tersebut. Salah seorang warganet, misalnya, mengungkapkan keheranannya, "Saya benar-benar bingung, jika memang uang asli, mengapa harus dihancurkan seperti itu?"

Menanggapi kehebohan ini, Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, memberikan konfirmasi. Ia menyatakan bahwa hasil peninjauan awal yang dilakukan oleh pihaknya memang mengindikasikan bahwa potongan-potongan tersebut adalah uang rupiah asli.
Dedi Kurniawan secara tegas menegaskan, "Ya, ini memang merupakan cacahan uang asli." Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses peninjauan dan investigasi awal dilakukan secara kolaboratif antara DLH Kabupaten Bekasi dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup.
Hingga berita ini diturunkan, motif di balik pembuangan uang cacahan ini masih menjadi tanda tanya besar. Pihak berwenang diharapkan dapat segera mengungkap latar belakang kejadian ini untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat. Berita ini pertama kali dilaporkan pada Rabu, 04 Februari 2026.



