Chapnews – Ekonomi – Isu mengenai Bantuan Subsidi Upah (BSU) Ketenagakerjaan kembali mencuat. Muncul pertanyaan di masyarakat, apakah BSU akan kembali dicairkan pada Januari-Februari 2026 mendatang? Menanggapi hal ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan klarifikasi resmi.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan atau informasi resmi terkait penyaluran BSU untuk tahun 2026. "Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apapun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi," ujarnya, seperti dikutip chapnews.id.

Dengan pernyataan ini, dapat disimpulkan bahwa belum ada kepastian mengenai pencairan BSU Ketenagakerjaan pada awal tahun 2026. Faried mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memverifikasi informasi yang beredar sebelum mempercayainya. Ia juga meminta agar masyarakat melaporkan jika menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri," pungkas Faried. Masyarakat diharapkan untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari Kemnaker untuk mendapatkan berita yang akurat dan terpercaya.



