Ads - After Header

Dini Hari Mencekam! Gempa M 6.4 Guncang Pacitan, Waspada!

Ahmad Dewatara

Dini Hari Mencekam! Gempa M 6.4 Guncang Pacitan, Waspada!

Chapnews – Nasional – Wilayah Pacitan, Jawa Timur, dilanda gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,4 pada Jumat dini hari, tepat pukul 01.06 WIB. Guncangan signifikan yang berpusat di kedalaman laut ini terasa hingga ke berbagai penjuru Pulau Jawa, menimbulkan kekhawatiran sekaligus kewaspadaan di kalangan masyarakat.

Menurut data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 8,98 derajat Lintang Selatan dan 111,18 derajat Bujur Timur. Lokasi ini diperkirakan sekitar 89 kilometer ke arah tenggara kota Pacitan, dengan kedalaman hiposenter mencapai 58 kilometer.

Dini Hari Mencekam! Gempa M 6.4 Guncang Pacitan, Waspada!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Mamuri, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Karangkates, Malang, menjelaskan bahwa gempa bumi ini tergolong jenis gempa dangkal. "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng," paparnya. Ia menambahkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault, seperti dilaporkan chapnews.id.

Dampak guncangan gempa ini terasa dengan intensitas yang bervariasi di sejumlah wilayah. Daerah Bantul, Sleman, dan Pacitan dilaporkan merasakan getaran dengan intensitas IV MMI, di mana getaran dirasakan nyata oleh banyak penghuni rumah.

Sementara itu, sejumlah kota dan kabupaten lain seperti Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, dan Banjarnegara merasakan getaran skala intensitas III MMI, yang diibaratkan seperti getaran truk besar melintas di depan rumah. Bahkan, wilayah Tuban dan Jepara juga merasakan getaran dengan skala intensitas II MMI, menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Meskipun kekuatan gempa cukup signifikan, BMKG memberikan jaminan bahwa peristiwa ini tidak akan memicu tsunami atau gelombang pasang di pesisir selatan. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," tegas Mamuri. Hingga pukul 01.35 WIB, hasil monitoring BMKG juga belum terdeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerusakan bangunan yang mungkin terjadi. Pendataan mengenai potensi kerusakan dan dampaknya masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer