Ads - After Header

Dosa Besar! MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, KLHK Dukung Penuh!

Ahmad Dewatara

Dosa Besar! MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, KLHK Dukung Penuh!

Chapnews – Nasional – Jakarta – Sebuah gebrakan penting dalam upaya pelestarian lingkungan baru-baru ini mengemuka. Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas mengeluarkan fatwa yang mengharamkan tindakan membuang sampah ke sungai, danau, dan laut. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang menilai fatwa tersebut sebagai strategi krusial untuk membangun kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq, dalam sebuah acara aksi bersih dan penanaman pohon di aliran Sungai Cikeas, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu lalu, menekankan bahwa pendekatan teknis dan regulasi saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan sampah. "Kesadaran moral harus diperkuat. Dukungan dari para ulama menjadi energi besar untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih disiplin dalam mengelola sampah," ungkap Hanif, seperti dilansir chapnews.id.

Dosa Besar! MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, KLHK Dukung Penuh!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hanif menjelaskan bahwa Indonesia kini menghadapi tekanan serius akibat volume sampah yang terus meningkat. "Kita tidak bisa lagi menunda. Sampah yang tidak terkendali dari daratan pada akhirnya akan bermuara di sungai dan laut. Rantai pencemaran ini harus kita putus dari hulunya. Target kita adalah mengubah kondisi darurat sampah menjadi sistem pengelolaan yang mampu menjadikan sampah sebagai sumber daya," tegasnya.

Dari pihak MUI, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Ekonomi, Hazuarli Halim, kembali menegaskan relevansi fatwa tersebut. Menurutnya, fatwa haram membuang sampah ke perairan adalah bentuk tanggung jawab moral dan keagamaan dalam merespons kerusakan lingkungan yang kian parah. "Membuang sampah ke sungai, danau, dan laut bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga bertentangan dengan prinsip menjaga kemaslahatan umat," ujar Hazuarli.

KLHK sendiri menggarisbawahi pentingnya pengelolaan sampah yang komprehensif, mulai dari upaya pengurangan di sumbernya, peningkatan literasi publik, hingga penegakan hukum yang tegas. Melalui kolaborasi erat antara pemerintah, tokoh agama, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, KLHK berharap pengendalian sampah dari hulu dapat menjadi kunci utama dalam memutus rantai pencemaran dan menjaga keberlanjutan ekosistem sungai dan laut bagi generasi mendatang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer