Chapnews – Nasional – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang Provinsi Gorontalo pada Kamis (24/7) pukul 03.50 WIB. Pusat gempa berada di darat, sekitar 8 kilometer tenggara Pohuwato, dengan hiposentrum pada kedalaman 132 kilometer. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, BMKG mencatat guncangan cukup kuat dirasakan di Pohuwato dengan skala MMI III-IV. Skala MMI IV berarti getaran terasa oleh banyak orang di dalam rumah, beberapa orang di luar rumah, dengan dampak seperti pecahnya gerabah, berderiknya jendela dan pintu, serta bunyi-bunyian dari dinding. Sementara skala MMI III menunjukkan getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada truk yang lewat.

Guncangan gempa juga dirasakan di Gorontalo dan Bulungan (Kalimantan Utara) dengan skala MMI III, serta di Manado dan Minahasa Utara (Sulawesi Utara) dengan skala II-III. Tim chapnews.id masih terus berupaya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai dampak gempa ini.



