Ads - After Header

Gus Yahya Terancam? Kiai NU Temukan ‘Dosa Besar’!

Ahmad Dewatara

Gus Yahya Terancam? Kiai NU Temukan 'Dosa Besar'!

Chapnews – Nasional – Konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kian memanas. Forum Sesepuh & Mustasyar Nahdlatul Ulama, yang beranggotakan kiai-kiai sepuh NU, kembali menggelar pertemuan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (6/12) untuk membahas polemik ini.

Gus Muid, juru bicara forum sekaligus juru bicara Pondok Pesantren Lirboyo, mengungkapkan bahwa para kiai sepuh menemukan indikasi pelanggaran serius yang diduga dilakukan oleh Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. "Forum juga melihat adanya informasi kuat terjadinya pelanggaran atau kekeliruan serius dalam pengambilan keputusan oleh Ketua Umum, yang perlu diklarifikasi melalui mekanisme organisasi secara menyeluruh," tegas Gus Muid, seperti dikutip chapnews.id, Sabtu malam.

 Gus Yahya Terancam? Kiai NU Temukan 'Dosa Besar'!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meski demikian, forum ini juga berpendapat bahwa upaya pemakzulan Gus Yahya tidak sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Mereka merekomendasikan agar Rapat Pleno untuk menetapkan Penjabat (PJ) Ketua Umum tidak digelar sebelum seluruh prosedur dan musyawarah diselesaikan sesuai ketentuan organisasi.

Forum Sesepuh mengajak semua pihak untuk menahan diri, menjaga ketertiban organisasi, dan menghindari langkah-langkah yang dapat memperkeruh suasana. "Forum menegaskan bahwa persoalan ini hendaknya diselesaikan melalui mekanisme internal NU, tanpa melibatkan institusi atau proses eksternal, demi menjaga kewibawaan jam’iyyah dan memelihara NU sebagai aset besar bangsa," imbuh Gus Muid.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting NU, termasuk Shohibul Bait KH Umar Wahid, KH Abdul Hakim Mahfudz, KH Ma’ruf Amin (melalui Zoom), KH Said Aqil Siradj, KH Anwar Manshur, KH Nurul Huda Djazuli, KH Abdullah Ubab Maimoen (via Zoom), Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (via Zoom), Hj Mahfudloh Wahab, serta jajaran Syuriyah & Tanfidziyah PBNU.

Konflik internal PBNU mencuat setelah beredarnya dokumen risalah rapat harian Syuriyah PBNU yang meminta Gus Yahya mundur atau dicopot dari jabatannya. Tuntutan ini didasari oleh dugaan keterkaitan Gus Yahya dengan jaringan zionisme internasional dan pelanggaran tata kelola keuangan PBNU.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer