Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira bagi pengendara! Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali mengalami penurunan di berbagai SPBU ternama di Indonesia, berlaku efektif hari ini, 30 April 2025. Penurunan harga ini meliputi SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, merespon fluktuasi harga minyak mentah dunia.
Penurunan harga BBM Shell terhitung sejak 1 April 2025. Shell Super kini dibanderol Rp12.920 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp13.590 per liter. Penurunan serupa juga terjadi pada varian lainnya; Shell V-Power dari Rp14.060 menjadi Rp13.370 per liter, Shell V-Power Diesel dari Rp14.760 menjadi Rp14.060 per liter, dan Shell V-Power Nitro+ dari Rp14.240 menjadi Rp13.550 per liter.

Sementara itu, Pertamina telah melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi sejak 29 Maret 2025. Pertamax (RON 92) kini dijual Rp12.500/liter (turun Rp 400/liter), Pertamax Green (RON 95) Rp13.250/liter (turun Rp 450/liter), Pertamax Turbo (RON 98) Rp13.500/liter (turun Rp 500/liter), Dexlite (CN 51) Rp13.600/liter (turun Rp 700/liter), dan Pertamina Dex (CN 53) Rp13.900/liter (turun Rp 700/liter). Harga BBM subsidi seperti Pertalite tetap di angka Rp10.000 per liter dan Solar subsidi Rp6.800 per liter.
BP Indonesia juga ikut menurunkan harga BBM-nya sejak awal April 2025. BP 92 kini dijual Rp12.800 per liter (turun dari Rp13.300 per liter), BP Ultimate Rp13.370 per liter (turun dari Rp14.060 per liter), dan BP Ultimate Diesel Rp14.060 per liter (turun dari Rp14.760 per liter).
Penurunan harga BBM ini tentunya menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini. Namun, pengguna diimbau untuk tetap bijak dalam mengkonsumsi BBM dan tetap mengedepankan keselamatan berkendara. Informasi harga BBM ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing perusahaan. Untuk informasi terkini, silakan cek langsung di SPBU terdekat.



