Chapnews – Nasional – Wilayah Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu (21/2) malam diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6. Meskipun laporan awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan adanya aktivitas seismik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang dengan cepat memastikan bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan kerusakan signifikan maupun korban jiwa.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan bahwa timnya segera bergerak ke lokasi yang disebut sebagai titik perkiraan gempa berdasarkan data BMKG. Namun, hasil investigasi di lapangan justru mengungkap fakta yang cukup mengejutkan. "Berdasarkan penjelasan Ketua RT dan perwakilan warga di lokasi yang dimaksud sebagai titik perkiraan gempa dari BMKG, sama sekali tidak dirasakan adanya gempa," ungkap Taufik saat dikonfirmasi oleh chapnews.id.

Hingga saat ini, tidak ada satu pun laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban yang diakibatkan oleh guncangan tersebut. BPBD terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan keamanan warga tetap terjaga.
Sebelumnya, BMKG merilis informasi bahwa gempa terjadi sekitar pukul 19.23 WIB. Pusat gempa diperkirakan berada di darat, sekitar 3 kilometer tenggara Kabupaten Tangerang, dengan kedalaman 160 kilometer. BMKG juga menegaskan bahwa tidak ada potensi gempa susulan yang signifikan atau dampak lanjutan yang perlu dikhawatirkan dari peristiwa ini.


