Chapnews – Nasional – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat adanya sekitar 1.700 pasien HIV/AIDS yang rutin menjalani pengobatan hingga tahun 2025. Meskipun angka penambahan pasien baru menunjukkan tren melambat, mayoritas pasien didominasi oleh kelompok usia produktif, terutama laki-laki.
dr. Rudi Wisaksana, Ketua Penanggulangan HIV RSHS, mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien memanfaatkan layanan BPJS untuk membiayai terapi mereka. Namun, stigma dan diskriminasi masih menjadi tantangan utama yang dihadapi pasien, bahkan di lingkungan fasilitas medis.

Dalam peringatan Hari AIDS Sedunia 2025, RSHS Bandung mengusung tema "Merangkul dengan Empati," sejalan dengan tema nasional "Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV." Fokus utama adalah menghilangkan stigma dan diskriminasi yang menghambat akses dan kualitas layanan bagi pasien.
Direktur Utama RSHS Bandung, dr. Rachim Dinata Marsidi, menegaskan bahwa diskriminasi bukan hanya masalah etika, tetapi juga menghambat keberhasilan pengobatan. Ia menekankan komitmen Indonesia untuk mencapai target Ending HIV 2030 melalui kolaborasi lintas sektor, inovasi layanan, dan pendampingan berkelanjutan bagi pasien.



