Chapnews – Ekonomi – Indonesia tengah membangun fasilitas uji kendaraan terbesar di Asia Tenggara, berstandar internasional. Proyek ambisius ini berlokasi di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan saat ini masih dalam tahap pembangunan. Keberadaan fasilitas ini diyakini akan menjadi game changer bagi industri otomotif nasional.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, memberikan apresiasi tinggi terhadap pembangunan proving ground tersebut. "Kami mengapresiasi fasilitas ini, terutama dengan kehadiran 16 alat uji yang memungkinkan kita menguji kendaraan secara lengkap di dalam negeri tanpa harus ke luar negeri," ujar Huda di Jakarta, Sabtu (10/5/2025). Menurutnya, proving ground ini sangat penting untuk meningkatkan standar keselamatan berkendara dan membangun ekosistem industri otomotif yang kuat serta kompetitif di kancah internasional.

Proyek yang dimulai sejak 2021 melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Kementerian Perhubungan ini diharapkan mampu menghasilkan pengujian tipe kendaraan bermotor yang lebih akurat dan sesuai standar internasional. Selain meningkatkan aspek keselamatan, pembangunan proving ground ini juga mendukung komitmen Indonesia dalam menekan emisi karbon dan mengurangi ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Huda juga menyoroti potensi peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta kontribusi fasilitas ini terhadap pertumbuhan industri otomotif lokal. Ia menekankan pentingnya efisiensi dalam pengadaan alat dan infrastruktur proyek. "Dengan dukungan regulasi, kita dapat menjadikan balai ini bagian dari industri kreatif otomotif nasional," tegasnya, seraya menanggapi isu modifikasi kendaraan yang membutuhkan riset dan regulasi inovatif. Dengan fasilitas terlengkap ini, Indonesia siap bersaing di pasar otomotif global.



