Ads - After Header

Indonesia-Gabon Bersatu Kuasai Logam Langka, Gandeng UEA!

Ahmad Dewatara

Indonesia-Gabon Bersatu Kuasai Logam Langka, Gandeng UEA!

Chapnews – Ekonomi – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, melalui anak perusahaannya PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), mengambil langkah strategis dalam pengembangan ekosistem logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia. Inisiatif penting ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama New Energy Metals Holdings Ltd (NEM), sebuah perusahaan terkemuka dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, belum lama ini.

Kerja sama monumental ini bertujuan untuk menjajaki pengembangan mineral kritis, khususnya rare earth (logam tanah jarang) dan niobium, yang akan menghubungkan sektor hulu di Republik Gabon dengan rantai nilai hilir di Indonesia. Lingkup kerja sama ini sangat komprehensif, mencakup evaluasi mendalam terhadap potensi pengembangan sumber daya niobium dan rare earth di proyek Maboumine, Gabon. Tak hanya itu, kemitraan ini juga berfokus pada penguatan rantai nilai hilir di Indonesia, mulai dari proses pemrosesan dan pemurnian, produksi logam dan paduan, hingga manufaktur magnet permanen.

Indonesia-Gabon Bersatu Kuasai Logam Langka, Gandeng UEA!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan pentingnya inisiatif ini bagi masa depan industrialisasi nasional. Menurutnya, fase industrialisasi Indonesia berikutnya sangat bergantung pada akses yang stabil terhadap bahan baku strategis, sekaligus kemampuan untuk mentransformasikannya menjadi produk hilir yang memiliki daya saing global. "Kerangka kerja sama ini sangat selaras dengan ambisi tersebut dan secara fundamental mendukung pengembangan rantai nilai mineral kritis strategis yang berorientasi ke depan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima chapnews.id.

Untuk mempercepat implementasi program teknis dan komersial, kerja sama ini juga akan membentuk kelompok kerja bersama. Kelompok ini akan bertugas melakukan pertukaran data, menyelenggarakan lokakarya teknis, serta melakukan kajian investasi yang mendalam. Selain itu, para pihak berkomitmen untuk membuka negosiasi jalur cepat terkait potensi pembiayaan strategis, termasuk partisipasi ekuitas atau utang pada proyek tambang Maboumine. Kemitraan antara Perminas, Danantara, NEM, serta Republik Gabon ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi Indonesia untuk mengamankan pasokan mineral kritis dan meningkatkan posisi strategisnya dalam rantai pasok global di era ekonomi hijau.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer