Chapnews – Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merilis daftar saham dengan kinerja terburuk sepanjang pekan perdagangan 18-20 Februari 2026. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kenaikan 0,72 persen dan bertengger di level 8.271, sejumlah emiten justru menghadapi tekanan jual yang sangat signifikan, menyebabkan harga saham mereka anjlok drastis dalam periode tersebut.
Dari deretan saham yang mengalami koreksi tajam, PT Hillcon Tbk (HILL) menjadi yang paling terpukul dan menduduki peringkat pertama top losers. Saham perusahaan ini terjun bebas hingga 27,50 persen. Investor melihat harga HILL merosot tajam dari Rp80 menjadi hanya Rp58 per saham dalam waktu singkat, mencerminkan sentimen negatif yang kuat di pasar terhadap emiten ini.

Tidak hanya HILL, saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) juga tak luput dari pelemahan. Meski penurunannya lebih terbatas dibandingkan HILL, ROCK tetap mencatatkan koreksi signifikan sebesar 9,60 persen. Harga saham ROCK turun dari posisi pekan sebelumnya di Rp3.020 menjadi Rp2.730. Penurunan ini menunjukkan adanya tekanan jual yang memengaruhi sektor properti, meskipun pasar secara keseluruhan menunjukkan tren positif.
Fenomena ini kembali menegaskan bahwa pergerakan pasar saham tidak selalu seragam. Di tengah euforia kenaikan IHSG, investor perlu lebih cermat dalam mengamati pergerakan saham individual, terutama yang menunjukkan sinyal tekanan jual yang kuat, agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.



