Chapnews – Ekonomi – Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, Bank Indonesia (BI) kembali memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan uang tunai baru melalui program penukaran yang terstruktur. Layanan ini, yang menjadi bagian integral dari program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026, memungkinkan warga untuk menukar uang baru hingga nominal Rp5,3 juta per paket dengan cara yang lebih tertib dan terjadwal.
Untuk memastikan kelancaran proses dan menghindari antrean panjang, BI mewajibkan masyarakat melakukan pemesanan secara daring. Pemesanan ini dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Pusat Informasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) yang tersedia di laman resmi pintar.bi.go.id. Sistem daring ini dirancang khusus untuk memastikan distribusi uang baru berjalan efisien dan merata ke seluruh lapisan masyarakat.

Pada tahun 2026, Bank Sentral telah mengalokasikan dana sebesar Rp8,6 triliun khusus untuk layanan penukaran uang baru ini. Setiap individu memiliki kesempatan untuk menukar uang baru dengan batas maksimal Rp5,3 juta per transaksi. Angka ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berbagai keperluan selama bulan Ramadhan hingga puncak perayaan Lebaran.
Ketersediaan layanan penukaran uang baru juga diperluas secara signifikan. Total ada 2.883 titik layanan yang didukung oleh 8.755 layanan dari Bank Indonesia dan perbankan di seluruh Indonesia. Masyarakat dapat mengakses layanan ini melalui berbagai kanal yang strategis, termasuk kas keliling yang menjangkau lokasi-lokasi padat, kantor bank umum yang tersebar luas, serta titik penukaran terpadu yang ditempatkan di pusat aktivitas publik seperti rumah ibadah dan pusat perbelanjaan.
Penting untuk diingat bahwa seluruh proses penukaran uang baru ini wajib diawali dengan pendaftaran online melalui aplikasi PINTAR BI. Langkah ini memastikan bahwa setiap penukaran tercatat dengan baik dan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dengan demikian, pengalaman menukar uang baru untuk Lebaran 2026 diharapkan menjadi lebih nyaman, aman, dan teratur bagi seluruh masyarakat yang ingin menyambut hari raya dengan pecahan uang baru.



