Ads - After Header

Jejak Emas Juwono Sudarsono: Menteri 4 Presiden Berpulang!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Dunia politik dan pertahanan Indonesia berduka atas kepergian Juwono Sudarsono, seorang negarawan ulung yang dikenal sebagai Menteri Pertahanan sipil pertama dan satu-satunya tokoh yang dipercaya menduduki kursi menteri di bawah empat kepemimpinan Presiden Republik Indonesia. Juwono menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (28/3) di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.

Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen Rico Ricardo Sirait. "Betul, beliau telah berpulang," ujar Rico kepada chapnews.id, membenarkan informasi wafatnya Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Jejak Emas Juwono Sudarsono: Menteri 4 Presiden Berpulang!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lahir di Ciamis, Jawa Barat, pada 5 Maret 1942, Juwono Sudarsono menorehkan rekam jejak karier yang luar biasa, menjadikannya salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah kabinet Indonesia modern. Ia adalah putra bungsu dari Dr. Sudarsono, seorang diplomat senior yang pernah menjabat Menteri Sosial dan Menteri Dalam Negeri.

Meskipun pernah mengaku kesulitan berbahasa Indonesia karena sering berpindah-pindah negara semasa kecil, Juwono menunjukkan kecemerlangan akademisnya. Ia berhasil meraih gelar doktor Ilmu Hubungan Internasional dari London School of Economics di Inggris pada tahun 1978 dengan disertasi berjudul "Politik Luar Negeri Indonesia 1965-1975: Studi Kasus Hubungan Indonesia-Amerika Serikat." Tak berhenti di situ, ia juga memperoleh gelar PhD dari Universitas Georgetown, Inggris, pada tahun 1985.

Kiprah politiknya dimulai sebagai Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di era pemerintahan Presiden Soeharto. Dari posisi strategis ini, kariernya melesat hingga dipercaya menjabat Menteri Lingkungan Hidup dalam Kabinet Pembangunan VII di masa akhir Orde Baru.

Pasca-Reformasi, Juwono terus dipercaya oleh para pemimpin negara. Di bawah kepemimpinan Presiden B.J. Habibie, ia mengemban amanah sebagai Menteri Pendidikan Nasional dalam Kabinet Reformasi Pembangunan. Kemudian, di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Juwono mencetak sejarah sebagai Menteri Pertahanan pertama dari kalangan sipil pada Kabinet Persatuan Nasional, sebuah terobosan signifikan setelah hampir empat dekade posisi tersebut selalu dipegang oleh militer. Meski demikian, ia sempat digantikan oleh Mahfud MD pada Agustus 2000 karena alasan kesehatan.

Pada masa pemerintahan Presiden Megawati Sukarnoputri, Juwono Sudarsono melanjutkan pengabdiannya sebagai Duta Besar RI untuk Inggris dari tahun 2003 hingga 2004. Puncak karier ministerialnya kembali teruk saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantiknya sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu pada 21 Oktober 2004.

Juwono dikenal sebagai sosok sipil yang memiliki pemahaman mendalam tentang isu-isu militer, pertahanan, dan dinamika politik global. Pertemuan dan diskusinya dengan Presiden SBY, termasuk mengenai prospek pembentukan "ASEAN Security Community" dan "ASEAN Economic Community," menjadi bukti nyata kontribusinya yang tak lekang oleh waktu dalam merumuskan kebijakan strategis negara. Kepergiannya meninggalkan jejak emas pengabdian dan warisan pemikiran yang akan terus dikenang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer