Chapnews – Nasional – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan kabar gembira terkait kepulangan jemaah haji Indonesia. Pemerintah Arab Saudi memberikan sinyal positif penggunaan Bandara Thaif untuk proses pemulangan jemaah. "Pak Raja telah memberikan lampu hijau, Insya Allah ke depan Bandara Thaif bisa digunakan secara komprehensif," ungkap Menag Nasaruddin di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (3/7).
Penggunaan Bandara Thaif ini diharapkan mampu memangkas waktu tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Menag optimistis masa tinggal yang semula sekitar 40 hari dapat dipangkas hingga 10 hari, menjadi 30 hari. "Mudah-mudahan dengan dibukanya Bandara Thaif, kepulangan jemaah kita bisa dipercepat," harapnya.

Usulan pengurangan masa tinggal jemaah haji sebelumnya telah mengemuka dari berbagai pihak, termasuk Komisi VIII DPR dan Wakil Menteri Agama. Mereka mengusulkan agar masa tinggal dikurangi dari 40 hari menjadi 30 atau bahkan 31 hari. Hal ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan jemaah. Namun, realisasi pengurangan tersebut tergantung pada regulasi baru dan kemungkinan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi. Kabar baik dari Arab Saudi ini tentu menjadi angin segar bagi para jemaah dan keluarga yang menantikan kepulangan mereka.



