Chapnews – Nasional – Jakarta, chapnews.id — Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, kembali menyatakan niatnya untuk memimpin Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum (caketum) PSI hari ini, Sabtu (21/6), di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat. Keputusan ini sekaligus menepis isu keterlibatan Presiden Joko Widodo dalam bursa ketum PSI.
Kaesang, dalam keterangannya, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kader PSI yang mendukung pencalonannya. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada perwakilan DPW dan seluruh kader PSI, termasuk ketua DPD yang hadir di sini," ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk membawa PSI masuk ke parlemen jika terpilih kembali.

Namun, yang menjadi sorotan adalah pernyataan Kaesang terkait pencalonan ayahnya. Ia memastikan Jokowi tidak akan ikut bertarung dalam pemilihan ketum PSI. "Mengenai beliau akan menjadi ketum atau tidak, itu sudah kami obrolkan di seminggu terakhir ini dan enggak mungkin juga anak sama bapak saling berkompetisi," tegas Kaesang. Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Jokowi selama berada di Solo pekan lalu.
Pendaftaran caketum PSI sendiri masih dibuka hingga 23 Juni mendatang. Selain Kaesang, Ronald A. Sinaga atau Bro Ron juga telah menyatakan kesiapannya. Proses pemilihan akan dilakukan secara e-voting selama satu minggu, mulai 12 hingga 19 Juli. Seluruh kader PSI, yang berjumlah sekitar 250 ribu orang, berhak untuk memberikan suara. Sekretaris SC Kongres PSI, Benediktus Papa, menjelaskan bahwa sekitar 140 ribu anggota telah lolos verifikasi keanggotaan.
Sebelumnya, muncul desas-desus mengenai kemungkinan Jokowi ikut serta dalam pemilihan ketum PSI. Beberapa kader bahkan mendorongnya. Namun, Jokowi sendiri sempat menyatakan keraguannya, mengatakan, "Ya masih dalam kalkulasi. Jangan sampai kalau nanti misalnya saya ikut saya kalah," pada Rabu (14/5) lalu. Kini, dengan konfirmasi Kaesang, spekulasi tersebut dapat dianggap telah terjawab.



