Ads - After Header

Kapal Pelni Terombang-ambing, Nyaris Karam di Ternate!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Sebuah insiden menegangkan menimpa kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), KM Gandha Nusantara 17, yang melayani rute Bitung-Ternate. Kapal tersebut dilaporkan mengalami kerusakan mesin parah dan terombang-ambing di perairan Maluku Utara, tepatnya antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate, pada Minggu (15/3). Kejadian ini memicu operasi penyelamatan besar-besaran oleh tim gabungan di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Informasi awal mengenai insiden ini terkuak setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate menerima laporan dari Rudi Arif, perwakilan PT Pelni Ternate, pada Minggu siang. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando, mengonfirmasi bahwa kapal tersebut bertolak dari Bitung menuju Ternate pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 22.00 WIT. Namun, dalam pelayarannya, pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT, mesin kapal mendadak lumpuh di tengah perairan Maluku Utara.

Kapal Pelni Terombang-ambing, Nyaris Karam di Ternate!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Awak kapal melakukan upaya intensif untuk memperbaiki kerusakan mesin secara mandiri selama beberapa jam, namun hasilnya nihil. Menyadari situasi kritis yang dihadapi, kapten kapal segera melaporkan kejadian ini kepada pihak Pelni. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Basarnas Ternate untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan.

Tanpa membuang waktu, Tim Rescue Kansar Ternate segera bergerak cepat. Pada pukul 12.15 WIT, tim penyelamat bersama unsur terkait meluncur menuju lokasi kejadian menggunakan Kapal Negara (KN) SAR 237 Pandudewanata.

Operasi penyelamatan dihadapkan pada tantangan berat. KM Sabuk Nusantara 115, kapal lain yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi, sempat mencoba menarik KM Gandha Nusantara 17. Namun, upaya tersebut gagal akibat kondisi cuaca yang sangat ekstrem di perairan tersebut. Dilaporkan, tinggi gelombang di sekitar lokasi mencapai sekitar 2,5 hingga 3 meter, menyulitkan manuver penarikan. Selain itu, kapal yang rusak juga dilaporkan mengalami kemiringan sekitar 20 derajat, menambah kekhawatiran akan keselamatan.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi tujuh orang yang berada di atas kapal masih dalam pemantauan ketat. Proses evakuasi terus berlangsung oleh tim SAR gabungan yang melibatkan berbagai pihak, antara lain Kantor SAR Ternate, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ternate, PT Pelni, serta bantuan dari KM Sabuk Nusantara 115. Identitas pasti para kru maupun penumpang kapal belum dapat dipastikan. Tim penyelamat terus berjuang di tengah gelombang tinggi demi memastikan keselamatan seluruh individu di atas kapal. Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya pelayaran di tengah kondisi alam yang tidak menentu.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer