Chapnews – Nasional – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, memastikan bau gas menyengat yang meresahkan warga bukan berasal dari wilayahnya. Pernyataan ini disampaikan Tri setelah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna menelusuri sumber bau yang sempat viral di media sosial. "Bisa kita pastikan, bau tersebut bukan berasal dari Kota Bekasi, baik dari industri maupun aktivitas masyarakat," tegas Tri dalam video yang diunggah di akun Instagram Pemkot Bekasi, Sabtu (19/4).
Tri mengaku menerima banyak laporan melalui media sosial, baik akun resmi Pemkot Bekasi maupun akun pribadinya, @mastriadhianto, terkait bau menyengat yang mengganggu pernapasan warga. Menanggapi laporan tersebut, ia langsung berkoordinasi dengan PT. Gas Negara dan BUMD Kota Bekasi yang mengelola jaringan gas di kota tersebut. BPBD Kota Bekasi pun dikerahkan untuk menyelidiki sumber bau dan memastikan tidak ada kebocoran jaringan gas. "Hingga siang hari, tidak ditemukan satupun kebocoran jaringan gas di Kota Bekasi," ungkap Tri.

Penyelidikan juga dilakukan untuk menepis asumsi pencemaran di Kali Bekasi. "Kekhawatiran akan pencemaran sungai yang biasanya berwarna hitam, berbau, dan berbusa, juga terbukti tidak ditemukan," jelas Tri. Namun, pemantauan tetap dilakukan, terutama di wilayah perbatasan Kota Bekasi.
Tri mengimbau kepala daerah di sekitar Bekasi, seperti Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi, untuk melakukan penelusuran serupa guna memastikan asal bau tersebut. "Kecemasan warga bukan hanya karena potensi bahaya, tetapi juga dampaknya terhadap kesehatan pernapasan," imbuhnya. Ia juga menyarankan warga yang mengalami sesak napas atau iritasi saluran pernapasan untuk menjauhi area yang terdampak bau tersebut sebagai langkah pencegahan. Penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap misteri bau gas menyengat ini.



