Chapnews – Nasional – Kecelakaan beruntun di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Timur, pagi tadi, menyisakan misteri di balik pelat dinas yang terpasang pada mobil Fortuner penyebabnya. Kasus ini tengah diusut intensif oleh pihak kepolisian. Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis, menyatakan penyelidikan difokuskan pada keaslian pelat dinas tersebut. "Kami sedang menelusuri asal usul pelat dinas itu," ujar AKP Darwis di Jakarta, Jumat (11/7).
Dugaan sementara, pelat dinas tersebut dipasang oleh oknum yang tidak berwenang. AKP Darwis mengungkapkan, pihaknya kerap menemukan kasus serupa, di mana pelat dinas palsu digunakan pada kendaraan pribadi. "Seringkali kami temukan pelat dinas yang disalahgunakan. Kemungkinan besar pelat tersebut ditempelkan begitu saja pada mobil yang bukan kendaraan dinas," tambahnya.

Sementara itu, pengemudi Fortuner masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, sehingga belum dapat dimintai keterangan. "Pengemudi masih dirawat, jadi belum bisa kami interogasi. Prioritas kami saat ini adalah mendata kerugian para korban," jelas AKP Darwis. Ia menegaskan bahwa penyelidikan tetap memprioritaskan aspek kecelakaan lalu lintas, terlepas dari permasalahan pelat nomor. "Kecelakaan beruntun ini jauh lebih krusial daripada hanya soal pelat nomor," tegasnya.
Data pasti jumlah kendaraan yang terlibat dan total kerugian masih dalam proses pendataan kepolisian. Namun, kesaksian Misgad (51), saksi mata di lokasi kejadian, mengungkapkan kronologi kecelakaan. "Semua kendaraan berhenti di lampu merah. Tiba-tiba Fortuner melaju kencang dan menabrak mobil di depannya, menyebabkan kecelakaan beruntun," tutur Misgad. Pihak kepolisian chapnews.id terus berupaya mengungkap seluruh fakta terkait kasus ini.



