Ads - After Header

Pasar Kramat Jati Ludes, Pedagang Terancam Rugi Rp35 Miliar!

Ahmad Dewatara

Pasar Kramat Jati Ludes, Pedagang Terancam Rugi Rp35 Miliar!

Chapnews – Ekonomi – Musibah kebakaran dahsyat yang melanda Pasar Induk Kramat Jati pada Senin pagi, 15 Desember 2025, diperkirakan telah menelan kerugian finansial yang fantastis. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) DKI Jakarta memprediksi dampak kerugian dari insiden ini bisa mencapai angka Rp35 miliar.

Miftahudin, Ketua DPW IKAPPI DKI Jakarta, menjelaskan bahwa amukan si jago merah berpusat di Los Buah C2, meluluhlantakkan setidaknya 350 tempat usaha pedagang. Kebakaran ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga mengancam stabilitas pasokan komoditas buah di ibu kota.

Pasar Kramat Jati Ludes, Pedagang Terancam Rugi Rp35 Miliar!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Pasar Induk Kramat Jati memiliki peran yang sangat strategis sebagai pusat distribusi utama komoditas buah yang beroperasi setiap hari, menjaga kelancaran pasokan ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya," terang Miftahudin dalam pernyataan tertulisnya, Senin (15/12/2025). "Oleh karena itu, penanganan pasca-kebakaran harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi."

IKAPPI DKI Jakarta secara tegas mendorong percepatan penanganan pasca-kebakaran, baik melalui rehabilitasi maupun renovasi menyeluruh area yang terdampak. Tujuannya agar para pedagang dapat segera kembali beraktivitas dan roda distribusi komoditas kembali normal.

"Kami juga mengharapkan percepatan proses pemeriksaan teknis oleh Puslabfor guna memperoleh kejelasan penyebab kebakaran, yang akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah penanganan lanjutan," imbuhnya. Tak hanya itu, realisasi bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada para pedagang terdampak diharapkan dapat terealisasi secara tepat sasaran, dengan mengacu pada data yang terukur dan valid dari pengelola pasar, Perumda Pasar Jaya.

Peristiwa ini menjadi sorotan serius mengingat vitalnya peran Pasar Induk Kramat Jati dalam ekosistem ekonomi Jakarta, khususnya dalam penyediaan buah-buahan bagi masyarakat luas. Penanganan cepat dan terpadu diharapkan mampu meminimalisir dampak jangka panjang bagi para pedagang dan konsumen.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer