Chapnews – Ekonomi – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dipastikan akan menjadi salah satu tokoh penting yang hadir dalam perhelatan akbar World Economic Forum (WEF) 2026. Forum ekonomi global bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Davos, Swiss, pada akhir Januari mendatang, tepatnya antara tanggal 19 hingga 23 Januari 2026. Kehadiran Kepala Negara di ajang internasional tersebut telah resmi masuk dalam agenda kepresidenan, menandai komitmen Indonesia dalam kancah ekonomi dunia.
Konfirmasi mengenai partisipasi Presiden Prabowo disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. Saat ditemui awak media di kompleks Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (8/1/2026), Prasetyo menegaskan bahwa jadwal Presiden untuk mengikuti rangkaian kegiatan WEF di Davos sudah final.

"Di Davos, dijadwalkan hadir (Prabowo)," ujar Prasetyo, singkat namun padat, menggarisbawahi pentingnya kehadiran pemimpin negara di forum tersebut.
World Economic Forum merupakan platform tahunan yang mempertemukan ribuan pemimpin dari berbagai sektor, mulai dari kepala negara, CEO perusahaan multinasional, akademisi terkemuka, hingga perwakilan organisasi non-pemerintah. Tujuan utama forum ini adalah membahas isu-isu krusial yang membentuk agenda global, termasuk ekonomi, lingkungan, teknologi, dan sosial. Partisipasi Indonesia melalui Presiden Prabowo diharapkan dapat membawa suara dan kepentingan nasional ke panggung dunia, serta menjajaki peluang kerja sama strategis yang dapat menguntungkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Tanah Air.



