Chapnews – Nasional – Guyuran hujan lebat yang tak kunjung reda memicu bencana ganda berupa longsor dan banjir di wilayah Puncak, tepatnya di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tiga unit rumah warga dilaporkan rusak parah setelah tertimpa material longsor, sementara enam rumah lainnya terendam banjir. Akibatnya, belasan keluarga terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Muhamad Adam Hamdani, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari ambrolnya tembok penahan tanah (TPT) yang tak kuat menahan debit air hujan. Kondisi diperparah dengan meluapnya drainase, yang kemudian membanjiri rumah-rumah di sekitarnya.

"Meluapnya aliran air drainase yang mengakibatkan tembok penahan tanah (TPT) longsor dan menimpa beberapa unit rumah warga serta mengakibatkan banjir," kata Adam, Minggu (15/2), seperti dikutip chapnews.id. Ia menambahkan bahwa hujan deras yang berlangsung lama sejak Sabtu (14/2) menjadi pemicu utama bencana ini.
Data dari BPBD Kabupaten Bogor menunjukkan total sembilan unit rumah terdampak. Tiga di antaranya mengalami kerusakan signifikan setelah tertimpa material longsor, sementara enam lainnya terendam banjir lintasan yang cukup tinggi.
Syukurlah, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat musibah ini. Namun, dampak material cukup besar. Sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi dan kini menempati rumah kontrakan sementara di sekitar area terdampak. Estimasi kerugian materiil masih dalam tahap penghitungan.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat terkait dan relawan telah bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi sejak Minggu dini hari. Meskipun rumah-rumah yang terendam banjir lintasan telah dibersihkan secara mandiri oleh warga, pembersihan material longsoran yang menimbun tiga rumah masih belum tuntas dan dijadwalkan berlanjut hari ini. Perbaikan rumah yang rusak juga belum dapat dilakukan.



