Ads - After Header

Semeru Erupsi Beruntun! Warga Diimbau Waspada!

Ahmad Dewatara

Semeru Erupsi Beruntun! Warga Diimbau Waspada!

Chapnews – Nasional – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Berdasarkan data chapnews.id, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur ini tercatat erupsi sebanyak lima kali pada Rabu (23/7) pagi. Kejadian ini tentu menyita perhatian dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekitar.

Erupsi pertama terpantau terjadi pukul 00.47 WIB, memuntahkan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak gunung. Warna abu teramati putih hingga kelabu dengan intensitas sedang, mengarah ke utara. Tak berselang lama, tepatnya pukul 00.53 WIB, erupsi kedua terjadi dengan tinggi kolom letusan sekitar 600 meter di atas puncak (atau 4.276 meter di atas permukaan laut). Kali ini, abu vulkanik berwarna serupa mengarah ke selatan. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menyatakan erupsi kedua masih berlangsung saat laporan pertama dibuat.

Semeru Erupsi Beruntun! Warga Diimbau Waspada!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Aktivitas vulkanik Semeru berlanjut. Erupsi ketiga terjadi pukul 05.30 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai 900 meter, abu mengarah ke selatan. Dua erupsi susulan kembali terjadi, masing-masing pukul 05.39 WIB (tinggi 1.000 meter, abu ke tenggara) dan pukul 06.11 WIB (tinggi 600 meter, abu ke selatan). Semua erupsi menunjukkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang.

Meskipun aktivitas vulkanik cukup signifikan, Liswanto menjelaskan bahwa status Gunung Semeru masih Waspada (Level II). Namun, PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting. Masyarakat dilarang keras beraktivitas di sektor tenggara, khususnya sepanjang Besuk Kobokan hingga radius delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar radius tersebut, aktivitas juga dilarang dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, mengingat potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak gunung karena bahaya lontaran batu pijar.

Liswanto juga mengingatkan potensi bahaya lain, seperti awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga perlu diwaspadai di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi PVMBG sangat penting untuk keselamatan masyarakat sekitar Gunung Semeru.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer