Ads - After Header

Seskab Bongkar Fakta: Dana MBG Tak Gerogoti Pendidikan!

Ahmad Dewatara

Seskab Bongkar Fakta: Dana MBG Tak Gerogoti Pendidikan!

Chapnews – Nasional – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan tegas membantah tudingan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) akan menggunakan alokasi anggaran pendidikan dalam APBN 2026. Pernyataan ini disampaikan Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat lalu, menanggapi kekhawatiran publik yang sempat memanas.

"Ada narasi yang keliru bahwa program makan bergizi gratis itu mengurangi program dan anggaran pendidikan, sehingga sekolah terbengkalai, kemudian guru-guru tidak diperhatikan," ujar Teddy. Ia menegaskan bahwa permasalahan sekolah rusak atau terbengkalai adalah isu lama yang sebenarnya menjadi kewenangan pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi untuk SMA maupun kabupaten/kota untuk SD dan SMP.

Seskab Bongkar Fakta: Dana MBG Tak Gerogoti Pendidikan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Teddy mengklaim, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, justru ada upaya serius menanggulangi masalah tersebut. "Faktanya, di tahun 2025 saja, sudah ada sekitar 16.000 sekolah yang direnovasi dengan total anggaran sekitar Rp17 triliun, diwadahi oleh Mendikdasmen," paparnya. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang dihentikan. Bahkan, pemerintah Prabowo menambah program seperti Sekolah Rakyat untuk anak-anak putus sekolah atau yang belum pernah mengenyam pendidikan formal, melengkapi Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Indonesia Pintar (PIP) yang terus berjalan.

Mengenai nasib guru, Teddy juga membantah isu ketidakpedulian pemerintah. Ia menyoroti peningkatan insentif guru menjadi Rp400 ribu, yang disebutnya sebagai kenaikan pertama sejak tahun 2005 hingga 2025 di era Presiden Prabowo. "Pemerintah pusat memberi insentif, ini bukan gaji, melainkan tambahan," jelasnya.

Namun, klaim Seskab Teddy ini dibantah oleh sejumlah pihak, termasuk PDI Perjuangan. Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, MY Esti Wijayanti, misalnya, menegaskan bahwa program MBG secara eksplisit mengalokasikan 20 persen dari anggaran pendidikan. Esti merinci, sebesar Rp223,5 triliun dari total Rp769 triliun anggaran pendidikan dalam UU Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026, dialokasikan untuk MBG. "Itu jelas dinyatakan dalam buku lampiran APBN," tegas Esti saat jumpa pers di sekolah partainya di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Perdebatan mengenai sumber anggaran program MBG ini pun masih terus bergulir di ranah publik dan politik.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer