Chapnews – Nasional – Seorang anggota polisi di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, tersandung kasus dugaan kekerasan seksual dan pemerasan terhadap seorang mahasiswi. Informasi ini dibenarkan langsung oleh Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, kepada wartawan pada Minggu (1/6). Laporan resmi kasus ini telah diterima Polres Bone Bolango pada 28 Mei lalu dan saat ini tengah dalam tahap penyelidikan intensif.
"Iya benar, ada laporan persetubuhan tersebut," tegas AKBP Supriantoro. Pihak kepolisian berkomitmen untuk memproses kasus ini secara profesional dan sesuai hukum yang berlaku. "Ini akan kami proses secara profesional dan aturan yang berlaku," tambahnya.

Meskipun laporan awal difokuskan pada dugaan kekerasan seksual, Kapolres Supriantoro mengungkapkan bahwa pihaknya juga akan menyelidiki dugaan pemerasan yang menyertai kasus ini. "Kita akan dalami lagi, karena sesuai dengan aduan dari pelapor belum ada (laporan pemerasan)," jelasnya. Namun, penegakan hukum akan tetap berjalan menyeluruh.
Langkah selanjutnya yang akan diambil pihak kepolisian adalah pemeriksaan saksi-saksi dan terlapor. "Dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi serta terlapor," kata Supriantoro. Proses penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap seluruh fakta dan memberikan keadilan bagi korban. Publik pun menunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus yang menggemparkan ini.



