Chapnews – Ekonomi – Kolaborasi strategis antara PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan Danantara berhasil mengakselerasi upaya pemulihan sektor pendidikan dan kesehatan di Sumatera Barat (Sumbar) pasca-bencana hidrometeorologi. Komitmen ini diwujudkan melalui pembangunan kembali fasilitas vital serta penyediaan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak, menandai langkah cepat dalam mengembalikan kehidupan normal warga.
Salah satu fokus utama Inalum dan Danantara adalah rekonstruksi SDN 49 Batang Kabung di Kota Padang. Sekolah ini sebelumnya luluh lantak diterjang banjir bandang, menyebabkan ratusan siswa harus menjalani kegiatan belajar mengajar dalam kondisi darurat. Dengan luas 1.000 meter persegi di atas lahan hibah Pemerintah Kota Padang, pembangunan kembali sekolah ini diharapkan dapat segera mengembalikan kenyamanan dan keamanan proses belajar bagi para peserta didik.

Tidak hanya sektor pendidikan, aspek kesehatan masyarakat juga menjadi prioritas. Inalum, didukung Danantara, telah mendirikan posko layanan pengobatan gratis di wilayah-wilayah terdampak. Inisiatif ini bertujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu dan memastikan akses kesehatan tetap terjamin sebagai bagian integral dari pemulihan sosial pasca-bencana.
Anggota DPR RI Komisi VI, Andre Rosiade, menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat Inalum dan Danantara. "Kami sangat menghargai kepedulian dan komitmen Inalum dalam membangun kembali SDN 49 Batang Kabung serta menyediakan pengobatan gratis bagi masyarakat. Ini adalah bukti nyata kehadiran BUMN untuk rakyat," ujar Andre dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (21/2) lalu. Ia menambahkan, sinergi semacam ini krusial untuk mempercepat proses pemulihan dan memberikan dampak positif langsung kepada warga.
Kehadiran Chief Operation Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, dalam kegiatan ini turut menegaskan komitmen bersama dalam upaya rehabilitasi pasca-bencana. Diharapkan, langkah-langkah konkret ini dapat segera memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Sumbar yang terdampak, membawa harapan baru bagi mereka yang berjuang bangkit dari keterpurukan.


