Ads - After Header

TERUNGKAP! Sopir Bus Maut Semarang Tak Paham Jalan, 16 Tewas!

Ahmad Dewatara

TERUNGKAP! Sopir Bus Maut Semarang Tak Paham Jalan, 16 Tewas!

Chapnews – Nasional – Semarang diguncang kabar duka menyusul penetapan Gilang (22), sopir bus Cahaya Trans, sebagai tersangka dalam insiden kecelakaan maut di Simpang Susun Krapyak. Tragedi yang merenggut 16 nyawa penumpang pada Senin (22/12) itu kini membuka fakta mengejutkan: sang sopir mengaku tidak memahami karakteristik jalan di lokasi kejadian.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Muhammad Syahduddi, mengonfirmasi penetapan tersangka tersebut pada Selasa (23/12) setelah melalui proses gelar perkara. "Penyidik telah melakukan gelar perkara untuk menetapkan pengemudi bus Cahaya Trans yang mengalami kecelakaan tersebut sebagai tersangka," ujarnya, seperti dikutip chapnews.id.

TERUNGKAP! Sopir Bus Maut Semarang Tak Paham Jalan, 16 Tewas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penetapan ini didasarkan pada bukti permulaan yang kuat, termasuk keterangan dari empat saksi yang selamat dan melihat langsung kejadian, serta hasil pemeriksaan ahli terkait kondisi bus.

Dari hasil penyelidikan mendalam, terkuak bahwa Gilang baru dua kali mengemudikan bus nahas tersebut. Pengakuannya yang tidak memahami medan jalan menjadi sorotan utama. "Yang bersangkutan baru dua kali mengemudikan bus tersebut dan pengakuannya belum memahami karakter jalan yang ada di sekitar TKP," jelas Kombes Syahduddi.

Ia menambahkan, Gilang memasuki jalur simpang susun Tol Krapyak dengan kecepatan tinggi, dan terkejut saat tiba-tiba dihadapkan pada tikungan tajam ke kiri. Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa speedometer bus dilaporkan tidak berfungsi, sehingga sopir tidak sempat menginjak rem untuk menghindari tabrakan fatal.

Atas perbuatannya, Gilang kini dijerat dengan Pasal 310 Ayat 2, 3, dan 4 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal 6 tahun menantinya.

Kecelakaan tunggal yang tragis ini terjadi pada Senin (22/12) di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang. Dari total 34 penumpang di dalam bus, 16 orang meninggal dunia, sementara 18 lainnya berhasil selamat dengan luka-luka. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh aspek penyebab tragedi ini.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer