Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Kabar gembira bagi jutaan pekerja di Indonesia! Pemerintah secara resmi mengumumkan persiapan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, pada Selasa (3/3/2026), pemerintah memastikan alokasi anggaran sebesar Rp55 triliun untuk aparatur negara dan menegaskan kewajiban bagi sektor swasta untuk membayarkan THR secara penuh paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, memimpin jalannya konferensi pers tersebut. Airlangga menjelaskan bahwa anggaran yang disiapkan pemerintah untuk pembayaran THR bagi sekitar 10,5 juta aparatur negara, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri, dan pensiunan, mencapai angka fantastis Rp55 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 10 persen dibandingkan alokasi tahun sebelumnya, mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya bagi aparatur negara, pemerintah juga mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh perusahaan di sektor swasta. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli secara khusus menekankan agar pembayaran THR kepada para pekerja dilakukan secara penuh, tanpa adanya skema cicilan. Batas waktu pembayaran THR ini ditetapkan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, guna memastikan para pekerja memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kebutuhan lebaran. Kebijakan ini diharapkan dapat mencegah praktik-praktik pembayaran THR yang merugikan pekerja dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi.
Langkah strategis pemerintah ini diharapkan tidak hanya memberikan kelegaan finansial bagi jutaan keluarga menjelang perayaan Idul Fitri, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian nasional melalui peningkatan konsumsi masyarakat. Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan digital dan ekonomi dapat diakses melalui chapnews.id.


