Chapnews – Nasional – Polda Jawa Barat mengambil alih investigasi tewasnya tiga orang dalam insiden pesta rakyat pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Demul), di Garut. Sebelumnya, kepolisian Garut telah memeriksa sepuluh orang, termasuk panitia dan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina.
Dedi Mulyadi menyatakan kesiapannya dan keluarga untuk diperiksa polisi. "Tidak ada masalah. Semua sama di mata hukum. Anak saya, saya sendiri, jika dipanggil, akan datang dan memberikan keterangan jujur," tegas Demul di Gedung DPRD Jabar, Bandung. Ia mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut, meskipun pelaksanaan acara diserahkan kepada mempelai.

Senada dengan Demul, Maula Akbar dan Putri Karlina juga menyatakan kesediaan mereka untuk menjalani pemeriksaan. Putri Karlina, dalam konferensi pers di rumah dinasnya, menekankan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh dan menyerahkan proses penentuan kesalahan kepada pihak berwenang.
Namun, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan kemungkinan kecil Maula dan Putri diperiksa karena telah menyerahkan seluruh acara kepada EO. Penyelidikan difokuskan untuk mengungkap adanya unsur kelalaian.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, sebelumnya menyatakan Polres Garut telah melakukan pengamanan sesuai SOP dan acara telah mengantongi izin kepolisian. Namun, pihaknya akan mendalami kejadian tersebut untuk mengungkap unsur kelalaian dan menentukan pihak yang bertanggung jawab atas tragedi yang menewaskan tiga orang, termasuk seorang anggota polisi. Investigasi menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan keadilan bagi para korban.



