Chapnews – Nasional – Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan tanggapannya terkait wacana relokasi 1000 warga Gaza ke Indonesia yang diusulkan oleh Presiden Prabowo. Menurut Ma’ruf, rencana tersebut memungkinkan, asalkan pemerintah mampu mengatasi berbagai kendala yang ada. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri acara halal bihalal di kediaman Muhaimin Iskandar di Jakarta Selatan, Minggu (20/4) malam.
"Yang terpenting adalah bagaimana kita mengatasi kesulitan di Gaza dengan berbagai cara," ujar Ma’ruf. Ia menambahkan bahwa bantuan dalam bentuk apapun, termasuk relokasi, diperbolehkan jika mampu menyelesaikan masalah. Namun, jika relokasi dinilai sulit, memberikan bantuan langsung di Gaza juga menjadi opsi yang layak dipertimbangkan.

"Jika relokasi bisa menyelesaikan masalah, tidak ada masalah. Tapi jika sulit, kita bisa memberikan bantuan langsung kepada masyarakat di sana," jelasnya. Ma’ruf menekankan bahwa evakuasi bukanlah hal mudah, dan bantuan langsung di Gaza mungkin menjadi solusi paling realistis saat ini.
Sebelumnya, Prabowo Subianto telah menyampaikan rencana evakuasi sementara 1000 warga Gaza ke Indonesia, sebelum melakukan kunjungan ke lima negara Timur Tengah. Prabowo menyatakan kesiapan untuk mengevakuasi warga Gaza yang terluka, trauma, dan anak yatim piatu, dengan menggunakan pesawat pemerintah. Evakuasi ini, menurut Prabowo, bersifat sementara dan para pengungsi akan kembali ke Gaza setelah kondisi membaik dan mendapat persetujuan semua pihak terkait.



