Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Resmi! Tarif Listrik PLN Q2 2026 Tidak Naik, Cek Sekarang!

Chapnews – Ekonomi – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi mengumumkan kabar gembira bagi seluruh masyarakat dan pelaku industri di Indonesia. Tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) untuk periode April hingga Juni 2026, atau triwulan II, dipastikan tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini ditegaskan sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya daya beli masyarakat, sekaligus mendukung daya saing sektor industri nasional di tengah dinamika global.

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa keputusan strategis ini diambil setelah melalui evaluasi mendalam terhadap berbagai parameter ekonomi makro yang relevan sesuai ketentuan yang berlaku. "Masyarakat tidak perlu merasa khawatir, sebab Pemerintah telah memastikan tarif listrik untuk triwulan II tahun 2026 tetap stabil. Langkah ini bertujuan utama untuk melindungi daya beli masyarakat. Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menggunakan listrik secara bijak dan efisien, sebagai kontribusi bersama dalam menjaga ketahanan energi nasional," tegas Tri, seperti dikutip dari chapnews.id.

Penyesuaian tarif listrik, khususnya bagi pelanggan nonsubsidi, merujuk pada ketentuan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024. Regulasi ini mengamanatkan evaluasi berkala setiap tiga bulan, dengan mempertimbangkan fluktuasi kurs mata uang, harga minyak mentah Indonesia (ICP), tingkat inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA). Untuk penetapan tarif triwulan II 2026, parameter yang digunakan adalah realisasi periode November 2025 hingga Januari 2026, yang mencakup kurs Rp16.743,46 per dolar Amerika Serikat, ICP USD62,78 per barel, inflasi 0,22 persen, dan HBA USD70 per ton.

Meskipun perhitungan berdasarkan formula yang ada menunjukkan adanya potensi untuk perubahan tarif, Pemerintah secara tegas memilih untuk mempertahankan tarif listrik yang berlaku. Keputusan ini diambil demi menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak dan ketidakpastian kondisi global. Kebijakan serupa juga diberlakukan bagi pelanggan bersubsidi, yang tetap menikmati tarif tanpa perubahan.

Menyambut baik keputusan ini, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan kesiapan penuh PLN dalam mengimplementasikan kebijakan Pemerintah. Ia juga menegaskan komitmen PLN untuk memastikan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang penuh tantangan. "Di tengah kondisi geopolitik global yang terus berubah, kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah yang konsisten menjaga stabilitas tarif listrik pada triwulan II-2026. Kebijakan ini tidak hanya memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, tetapi juga secara jelas menunjukkan peran negara dalam menjaga daya beli serta daya saing bangsa," pungkas Darmawan.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer